Kompol Ricky: Tanpa Ijin Dilarang Gunakan Mercury

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Kompol Ricky: Tanpa Ijin Dilarang Gunakan Mercury

"Larangan Mengedarkan dan Menggunakan Mercury karena Sangat berbahaya bagi Lingkungan dan Kesehatan"

SANGGAU, BRP - Kabagops Polres Sanggau Kompol Ricky menghimbau kepada Para Kapolsek dan jajarannya untuk melakukan upaya upaya pencegahan atau preventif terhadap penggunaan Zat berbahaya seperti Mercury di masyarakat dengan cara memasang Spanduk, Banner maupun selebaran disentra sentra aktifitas masyarakat diwilayah hukumnya.

Kompol Ricky menjelaskan bahwa dunia sudah mendeklarasikan penghentian penggunan Barang berbahaya seperti Mercury karena dampak yang ditimbulkan selain merusak Lingkungan juga membahayakan bagi Kesehatan manusia.

Mercury atau yang lebih dikenal dengan sebutan Air Raksa ini biasanya digunakan oleh para penambang khususnya emas, dimana penggunaan mercury oleh penambang tidak diikuti oleh standar prosedur yang tepat dan tanpa pengawasan yang tanpa disadari bahwa kontaminasi logam cair tersebut amat sangat merugikan kesehatan para penambang dan merusak lingkungan dalam jangka waktu yang sangat lama.

Ricky menjelaskan bahwa   sejak tahun 2009 sudah di berlakukan UU RI No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, dimana ada Pasal-Pasal yang dapat menjerat masyarakat penambang apabila menggunakan Bahan Berbahaya seperti Mercury.

Pasal 98 UU RI No. 32 Tahun 2009* yang dgn *TEGAS* menyatakan bahwa, Barang siapa dengan sengaja melakukan perbuatan dengan dampak Baku Mutu Lingkungan diancam dengan hukuman penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal 10 Milliar Rupiah.

Dan masih adalagi UU RI lainnya seperti UU RI No. 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan yang juga melarang penggunaan Mercury didalam aktifitas masyarakat.

"Saya sudah memerintahkan rekan-rekan Kapolsek untuk terus melakukan tindakan persuasif preventif di wilayah hukumnya sehubungan dengan aktifitas peredaran maupun penggunaan Barang Berbahaya Mercury baik berbentuk Sosialisasi, himbauan sampai dengan pemasangan spanduk atau Banner yang bertujuan untuk mengingatkan Masyarakat tentang bahaya Mercury serta ancaman pidananya,"ujarnya disela sela kegiatan Upacara HUT Korpri ke 46 di Halaman Pemda Sanggau.

Kabagops juga menghimbau kepada Masyarakat yang masih memiliki atau menyimpan Mercury di rumahnya agar dapat menyerahkan kepada Polsek terdekat sebagai bentuk kesadaran akan lingkungan dimasa depan.

" Masyarakat yang secara sukarela dan sadar menyerahkan bahan berbahaya Mercury yang dimilikinya tidak akan kami kenakan sanksi apapun,"tegasnya.

Oleh: Redaksi Betang Raya Post, Firmus