Cornelis Ingatkan Berorganisasi Harus Serius

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Cornelis Ingatkan Berorganisasi Harus Serius

Rakorda BKKKS Molor
Gubernur  Minta Pegurus Serius

PONTIANAK, BRP - Rapat koordinasi Daerah Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BKKKS) dengan Lembaga Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Soaial (LKKS) Kabupaten/Kota se Kalimantan Barat, di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin (11/12) pagi molor. Gubernur Kalimantan Barat Cornelis, yang diundang membuka kegiatan tersebut lebih duluan masuk ruang rapat tepat jam 08.30 WID, sementara kursi peserta dan undangan masih banyak kosong, orang nomor satu di Kalbar itu hanya geleng-geleng kepala. 

Keterlambatan peserta tersebut juga membuat orang nomor satu di Kalbar itu, harus menegur Panitia, agar dalam mengurus rakyat perlu kedisiplinan waktu, karena dirinya dari Jakarta menggunakan pesawat pagi tidak terlambat. Dalam rapat  itu juga dihadiri Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Tantyo Adji Sudharmono bersama Sekretaris Jenderal, Pengurus BKKKS Kabupaten Kota se Kalbar.

Dalam sambutannya, Cornelis mengatakan BKKKS merupakan wadah yang dibentuk untuk bermitra dengan pemerintah dalam menggalang potensi pilar sosial yang didalamnya organisasi sosial yang menyelenggarakan kesejahteraan sosial yang dibentuk masyarakat yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, sehingga jajaran LKKS dan BKKKS harus memahami tugas dan fungsinya.

“Saudara-saudara yang sudah berkecimpung di organisasi ini tolong dengan sungguh-sungguh dengan serius membantu pemerintah.” Ujar Cornelis. Sehingga  keberadaan BKKKS diharapkannya bisa berkontribusi dalam penanganan masalah sosial di Kalbar melalui pelatihan keterampilan, pelatihan kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial.

Menurut Cornelis, dengan langkah kepedulian konkrit, kontribusi yang dihasilkan diharapkan dapat membantu pemerintah Provinsi Kalbar dalam mengatasi permasalahan kemiskinan dan ketelantaran, sehingga upaya yang telah dilakukan maksimal. Karena Kalimantan Barat ini luasnya hampir satu setengah kali pulau Jawa sehingga diharapkan Pelayanan BKKKS bisa menjangkau sampai pedalaman, tanpa memandang latar belakang apapun termasuk SARA.Tapi harus berpedoman kepada dasar negara yaitu Pancasila dan UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Ketua Umum BKKKS Provinsi Kalbar Ratna Yuniar mengatakan, memohon maaf atas keterlambatan dimulainya acara pembukaan tersebut, Rakorda ini akan mengadakan beberapa kegiatan seperti pelatihan Forex Trading, dan beberapa pelatihan lainnya yang akan dibawakan oleh DNIKS dan BKKKS serta instansi terkait lainnya, termasuk penjelasan oleh DNIKS terkait peran, fungsi dan tugas lembaga tersebut.

Oleh: Redaksi Betang Raya Post Firmus
Sumber: Humas Pemprov Kalbar HK