Frederika: Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalbar

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Frederika: Tingkatkan Konsumsi Ikan di Kalbar

PONTIANAK, BRP - Ketua Forikan Provinsi Kalimantan Barat Frederika Cornelis, dalam beberapa kesempatan selalu mengkampanyekan agar generasi muda di Kalbar gemar makan ikan, karena omega tiga ikan bagus untuk pertumbuhan otak dan bagus untuk kesehatan. 

Untuk itu, pihaknya selalu berinovasi agar bagaimana ikan ini diolah dengan berbagai macam masakan, seperti nugget, sosis, masak gulai. Bahkan ketika Peresmian Dermaga Pelabuhan Perikanan Pantai Sungai Rengas, Gedung Pos Pengawas Perikanan dan Peluncuran Pertama Kapal Pengawas Bi’lao 02 di Pelabuhan Perikanan Pantai Sungai Rengas, Senin (11/12), Forikan bekerjasama dengan DKP Provinsi Kalbar mengadakan lomba masak serba ikan yang diikuti 12 kabupaten dan 2 kota di Kalimantan Barat. Keluar sebagai pemenang adalah Kabupaten Landak, berturut-turut Melawi dan Kota Pontianak.

Menurut Frederika, lomba masak serba ikan ini agar masyarakat luas tahu  bahwa resep masakan berbahan dasar ikan juga bisa dibuat dengan berbagai macam menu, bisa dibuat sosis, gulai ikan dan sebagainya, pun dengan mudah bisa ditiru oleh masyarakat, dengan semakin tinggi tingkat konsumsi ikan, maka nelayan semakin semangat dalam mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengatakan, peresmian tiga fasilitas tambahan di TPI Sungai Rengas Kubu Raya oleh Pemerintah Provinsi Kalbar, sebagai bukti dari komitmen memaksimalkan potensi perikanan yang ada.

"Kita mengharapkan, nelayan kita bisa menikmati hasil yang lebih baik dari hasil tangkapan mereka. Mereka juga bisa menjual hasil tangkapan itu dengan layak, sehingga antara tantangan dan resiko yang mereka hadapi di laut, bisa seimbang, sehingga kesejahteraan mereka bisa meningkat," tuturnya.

Cornelis mengungkapkan, potensi produksi ikan Kalbar sebesar 1.546.000 ton/tahun, dengan luas laut 26.000 kilometer persegi. 

"Saat ini produksi Kalbar baru mencapai 175 ribu ton/tahun. Dengan adanya investasi, diharapkan produksi ikan di Kalbar meningkat," katanya.
Ditambahkannya pula, saat ini Kalbar memiliki 3.600 kapal dgn rincian 84 Kapal Oceanic dan sisanya kapal pesisir (daya jelajah pendek). 


"Hasil tangkapan kapal pesisir seperti ikan teri, ikan kembung dan ikan-ikan kecil lainnya. Sedangkan tangkapan kapal Oceanic seperti, ikan tuna, ikan tengiri, ikan tongkol serta ikan besar lainnya, dimana ini semua memiliki potensi ekspor," pungkas Mantan Bupati Landak itu.

Oleh: Redaksi Betang Raya Post Firmus
Sumber: Humas Pemprov Kalbar HK