Gubernur Kalbar Cornelis Resmikan STIM Shanti Buana Bengkayang

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Gubernur Kalbar Cornelis Resmikan STIM Shanti Buana Bengkayang


BENGKAYANG, BRP - Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Shanti Buana diJalan Karmel Bengkayang diresmikan oleh Gubernur Kalimantan  Barat Cornelis, Jumat (15/12). Kampus mewah yang terletak di lahan sekitar 5 hektar itu untuk menjawab tantangan masa depan generasi perbatasan agar bisa bersaing didunia kerja kelak. Demikian disampaikan Gubernur Cornelis dalam sambutannya sebelum penandatanganan prasasti peresmian. Diharapkan kedepan supaya kampus tersebut bisa berkembang menjadi universitas.

Hadir juga dalam kesempatan itu Uskup Agung  Emiritus Mgr. Heronimus Bumbun, Uskup Agung Pontianak Mgr. Agustinus Agus. Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalbar, dan tamu undangan lainnya. Dengan demikian kabupaten jalur perbatasan Kalbar sudah berdiri masing-masing perguruan tinggi, di Sambas ada Politeknik Sambas, STIM di Bengkayang, STKIP di Entikong Sanggau, STKIP dan Unkas di Sintang serta Polteknik di Putusibau Kapuas Hulu.

Cornelis mengingatkan supaya masyarakat Bengkayang turut menjaga Kampus ini, jangan sampai ada yang mengganggu apalagi sampai memperkarakan masalah tanah. Karenanya orang nomor satu di Kalbar itu meminta supaya seluruh aset kampus didaftarkan menjadi aset keuskupan. 

Dijelaskan Cornelis pula, perguruan tinggi ini untuk mendapatkan ijinnya tidak mudah, harus bekerjasama dengan universitas pertahanan di Jakarta.  Mengurus perijinannya pun sangat tidak mudah karena Cornelis sendiri mengakui terlibat langsung dalam proses perijinan, sehingga dirinya mengharapkan apa yang sudah didapat supaya dijaga karena perguruan tinggi ini membantu masyarakat yang ekonominya terbatas untuk sekolah ke luar Kalimantan, "Perguruan tinggi sudah ada jangan tidak mau sekolah, supaya kita bisa bersaing." ujar Cornelis. 

Bupati Bengkayang Suryadman Gidot mengatakan bahwa dengan diresmikan STIP merupakan kado natal untuk masyarakat Bengkayang dirinya berharap agar kelak Sekolah tinggi ini bisa menjadi Universitas, karena ini sangat membantu kemajuan pendidikan di Kabupatrn Bengkayang.

STIM Shanti Buana didirikan di Kabupaten Bengkayang, yang merupakan daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Dari Visi, Misi, dan Tujuannya dapat disimpulkan bahwa semangat atau roh dari STIM-SB adalah nilai-nilai kebangsaan yang berakar pada etika dan religi yang pancasilais. 

Fokus utama STIM-SB adalah menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang bersinar sebagai insan-insan pancasilais yang kompeten, bersih, dan jujur. Insan-insan ini dibina dalam institusi perguruan tinggi sehingga sekaligus menjadi tenaga-tenaga akademis yang memiliki high science dan high skill. 

Dengan kata lain, STIM-SB merupakan suatu implementasi praktis sistem pemuridan berbasis etika dan religi pancasilais dengan tujuan peningkatan daya saing SDM daerah perbatasan Bengkayang sebagai ‘dapur’ untuk memproduksi sumber-sumber daya alam dan jasa. 

Oleh Firmus
Sumber Humas Pemprov Kalbar HK