Karolin Kunjungi Warga Perbatasan Sempatung

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Karolin Kunjungi Warga Perbatasan Sempatung

Demi Perbaikan Akses Warganya
Bupati ini Tembus Gelapnya Hutan Rimba Perbatasan

LANDAK, BRP - Meski kondisi jalan berlumpur dan terjal, tidak menyurutkan semangat Mantan Anggota DPR RI itu bertemu masyarakat di Dusun terpencil di kaki bukit Brambang tersebut. beberapa kali mobil yang ditumpanginya terperangkap di lumpur jalan sehingga harus ditarik oleh mobil Of Road yang ikut bersama rombongan.

Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa beserta sejumlah jajaran SKPD Kabupaten Landak melaksanakan kunjungan Kerja ke Dusun Kuningan, Desa Sempatung, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Mengingat akses menuju Dusun Kuningan yang sulit, kunjungan kerja dilaksanakan selama 2 hari yakni 28 hingga 29 November 2017.

Pukul 19.17 wib, rombongan Bupati Landak tiba di Dusun Unyaa’ untuk beristrahat sejenak menikmati segelas kopi yang disajikan oleh Kepala Desa Sempatung, Kondisi cuaca malam itu hujan dan hawa pegunungan yang dingin terasa menusuk tulang. 
“Saya hanya ingin melakukan survey mengenai akses jalan menuju ke wilayah Desa Sempatung. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menganggarkan untuk tahun 2018, jalan ke Desa Sempatung akan dilakukan penimbunan dan pengerasan jalan. Total anggaran mencapai 20 Miliar. Oleh karena itu, hari ini saya ingin melihat langsung kondisi jalan kesini,” tutur Karolin saat berada di Rumah Kades Sempatung Selasa, (28/11).

Beberapa warga Dusun Kuningan mulai berdatangan menyalami Bupati ke 3 Kabupaten Landak itu. Mereka telah menunggu dari siang untuk menjemput Bupati beserta Rombongan. Jarak Dusun Unyaa’ menuju Dusun Kuningan sekitar 10 Km dengan medan yang terjal dan hanya bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua.

Karena keterbatasan kendaraan roda dua yang menjemput, hanya 12 orang termasuk Bupati yang bisa melanjutkan perjalanan menuju Dusun Kuningan. Pukul 21.00 WIB rombongan mulai bergerak dari Dusun Unyaa’ menembus belantara hutan rimba dan gelapnya malam menuju Dusun Kuningan.
Hujan gerimis sendu mengiring perjalanan rombongan. 

Mendaki perbukitan, lintasan yang terjal dengan kemiringan mencapai 50 derajat cukup memberatkan langkah kaki untuk mencapai tujuan. Turunan perbukitan yang licin dengan jurang mengangga dikiri kanan jalan tidak mematahkan niatan Bupati Karolin untuk berjumpa dengan warga Kuningan. Sempat beberapa kali kendaraan yang dikendarai terbendam didalam lumpur tanjakan tebing yang curam. Jalan yang tidak lazim untuk dilalui tetapi menjadi hal yang biasa bagi warga yang setiap hari menapaikinya. 
Salah satu lintasan yang sangat menantang dan menurut penuturan warga telah memakan banyak korban adalah tanjakan Jonsoy. Jarak lintasan sekitar 800 meter dari lembah menuju puncak dengan kemiringan 40 derajat memaksa rombongan untuk berjalan mendaki sembari mendorong kendaraan roda dua yang ditumpangi. Pukul 02.00 wib subuh rombongan baru tiba di Dusun Kuningan. Karena kelelahan, rombongan beristirahat merebahkan diri dipembaringan menyatu bersama mimpi masyarakat Kuningan menunggu esok tiba.

Oleh Firmus