PTPN 13 Ngabang Tanam Ulang Sawit

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

PTPN 13 Ngabang Tanam Ulang Sawit

NGABANG, BRP - Kebun PTPN XIII Ngabang Kabupaten Landak,tahun sebelumnya telah melaksanakan tahapan replanting atau Tanam Ulang (TU),dan adapun teknik pelaksanaan sebelumnya adalah dengan cara Teknik underplanting dengan Peracunan.

Namun metode tersebut saat ini tidak di pakai lagi, karena terjadi kerusakan terhadap tanaman muda akibat penumbangan, khususnya pada underplanting yang menggunakan sistem penumbangan bertahap.

Tanaman tertimpah pelepah atau batang tanaman tua.  Batang tanaman tua yang telah diracun akan membusuk dan melapuk secara perlahan. Hal ini dapat menyebabkan pelepah atau batang dari tanaman tua tersebut jatuh/tumbang dan menimpa tanaman muda yang ada di bawahnya, kondisi akan menyebabkan pertumbuhan tanaman muda menjadi terganggu.

Hal ini lah yang menjadi alasan kenapa pihak PTPN XIII tidak menggunakan teknik underplanting dengan Peracunan,dan justru pihak PTPN XIII menggalakkan cara system cacah.

Kebun PTPN XIII Ngabang,setelah melaksanakan rangkaian pembersihan lahan dengan cara penumbangan pokok sawit atau sistem cacah,kini tiba saatnya manajemen kebun milik BUMN ini merealisasikan Penanaman perdana kelanjutan di abdeling tiga,yang di hadiri oleh seluruh asisten,Manajer,GM DKB-II Sutek P Mulih dan pemborong.

Manajer Kebun PTPN XIII Ngabang,Fransiskus Herianto,melalui Tata Usaha dan Keuangan Firdaus Sagam,ia membenarkan kalau manajemen PTPN XIII telah melaksanakan Penanaman perdana lanjutan di abdeling tiga.

Menurutnya Pembangunan Peremajaan Perkebunan Kelapa sawit PTPN XIII Ngabang di kabupaten Landak Merupakan upaya untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang efektif dan kuat,dengan memberdayakan pelaku dan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA).

Peremajaan Tanaman adalah penggantian tanaman perkebunan, karena sudah rusak / tidak menghasilkan dengan tanaman perkebunan yang sama dan dapat dilakukan secara selektif maupun menyeluruh. Tanaman Rusak (TR) / Tanaman Tidak Menghasilkan (TTM) adalah tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak memberikan hasil yang memadai lagi, walaupun ada hasilnya tetapi secara ekonomi sudah tidak produktif lagi (produksi kurang dari 15% dari produksi normal).

Redaksi Betang Raya Post Firmus