Rumah Betang Dayak

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Rumah Betang Dayak

Rupinus minta masyarakat Leminang jaga dan rawat Rumah Betang

SEKADAU, BRP - Didampingi beberapa kepala SKPD, anggota dprd, ketua umum DAD, camat nanga taman, kapolsek, dan danramil.
Bupati Sekadau Rupinus, SH, M.Si tandatangani prasasti dan
resmikan rumah betang Desa Adat Sungai Sengiak Dusun Leminang Desa Nanga Mongko, Kecamatan Nanga Taman. Sabtu, 16/12/17 kemarin.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Anselmus Kristo Moyo, mengatakan masyarakat di Dusun Leminang sampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten sekadau yang sudah membantu masyarakat dusun leminang atas dibangunnya rumah betang yang cukup megah ini.

“Kami berupaya untuk membangun kembali Rumah Betang di dusun kami dengan berbagai upaya, salah satunya dengan mengajukan bantuan pada Program Revitalisasi Desa Adat ". Ujarnya.

Dikatakannya Dusun Leminang tahun 2017 mendapatkan bantuan dari Program RDA sebesar Rp. 400.000.000.

“Tepat pada bulan November 2017  rumah betang ini selesai pengerjaaanya. Sekali lagi terima kasih kepada pemerintah pusat dan kabupaten sekadau ”. ungkapnya.

Sementara Bupati Sekadau, Rupinus, S.H., M.Si., menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemdikbud yang telah turut membantu masyarakat dalam melestarikan warisan budaya.

"Semoga kedepan lebih banyak lagi aset budaya masyarakat yang mendapatkan bantuan pemerintah pusat agar terus terjaga kelestarian budaya ". ungkap Bupati.

Rupinus berharap agar masyarakat dusun leminang menjaga dan merawat rumah betang ini dengan sebaik - baiknya.

Sebelumnya, direktur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Tradisi, Sri Hartini menyampaikan harapannya kepada masyarakat Dusun Leminang untuk terus menjaga dan melestarikan warisan budaya tradisi masyarakat.

Salah satunya dengan menjaga Rumah Betang tersebut agar tidak rusak dan dapat digunakan bersama-sama oleh masyarakat. Sri menjelaskan bahwa revitalisasi Desa Adat merupakan salah satu program prioritas Direktorat Jenderal Kebudayaan.

"Program ini dianggap penting karena desa adat sebagai warisan budaya aktif dan masih ada hingga saat ini (living heritage) merupakan pewaris, pelestari, dan pelaku aktif dari kearifan- kearifan lokal yang keberadaannya sangat potensial dalam menjaga identitas budaya bangsa," papa Sri.

Sri Hartini berharap kepada pemerintah daerah, untuk turut menganggarkan bantuan dalam upaya perawatan Rumah Betang di Leminang tersebut.

Oleh   : Robiantinus Hermanto
Sumber : Humas pemkab sekadau