Survey Cirus: Popularitas Karolin Margret Natasa Teratas

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Survey Cirus: Popularitas Karolin Margret Natasa Teratas

JAKARTA, BRP - Cirus Surveyors Group (CSG) dalam rilisnya menempatkan Karolin Margret Natasa sebagai calon Gubernur Kalimantan Barat pada tingkat kepopuleran teratas di Pilkada 2018 mencapai 74 persen dan Sutarmidji 50,9 persen.

CSG merilis hasil survei mengenai pelayanan publik dan kondisi politik lokal dalam persepsi masyarakat Kalimantan Barat. Rilis tersebut diadakan di Hotel Aston Pontianak, dengan pembicara Direktur Cirus Surveyors Group, Kadek Dwita Apriani dan Direktur Pusat Kajian Politik FISIP UI, Dr. phil Aditya Perdana, Minggu (27/08).

Survei Juli 2017 lalu menggunakan metodologi Multi Stage Random Sampling dengan jumlah sample sebanyak 100 PSU (Primary Sampling Unit) menyebar diseluruh Propinsi Kalimantan Barat. Dengan tingkat kepercayaan 95%, margin error 3 persen.  Menjaga tingkat akurasi dan presisi dalam survey dilakukan respondent check dan quality control berlapis.
"Sebanyak 1.000 responden dengan proporsi gender seimbang 50:50 yang tersebar di 14 Kabupaten/Kota dan 100 Desa/Kelurahan." ujar Kadek.

Terdapat dua isu utama yang menarik untuk dicermati dalam temuan survey ini. Yakni mengenai tingkat kepuasan masyarakat Kalimantan Barat terhadap peforma kinerja pemerintah provinsi Kalimantan Barat. Hasil survey menunjukan diatas 50% masyarakat menyatakan puas dan hanya sebagian saja yang menyatakan tidak puas. Namun demikian masyarakat pada umumnya memiliki aspirasi yang sama soal perbaikan dan pembangunan jalan, hampir 50% responden menginginkan adanya perbaikan agar kualitas pelayanan publik kian memadai.

Isu selanjutnya ialah soal perilaku pemilih menjelang pilkada gubernur Kalimantan Barat 2018 mendatang.
Terdapat dua nama yang diyakini responden memiliki kemampuan untuk menjadi Gubernur menggantikan gubernur saat ini. Kedua nama itu adalah Karolin Magret Natasa dan Sutarmidji, masing masing unggul dalam hal popularitas dan elektabilitas di mata publik Kalimantan Barat. 

Untuk elektabilitas Top Mind publik kandidat bakal Cagub yang tiga besar yakni Karolin Margret Natasa (28,30%), Sutarmidji (27%) dan Lasarus (4,40%).

Cirus merilis pada simulasi terbuka Top of Mind dinamika antara kedua kandidat ini juga terbaca. Data bulan Juli 2017 angka elektabilitas top of mind Sutarmidji pada angka 24,8% dan Karolin Margret Natasa 19,2%.

Setelah dilakukan pengukuran kembali pada November 2017 hasilnya memperlihatkan kenaikan angka elektabilitas kedua kandidat, Sutarmidji 27% dan Karolin 28,30%. Sementara dari sisi popularitas Karolin yang saat ini menjabat sebagai Bupati Landak mengalami kenaikan dibandingkan Wali Kota Pontianak Sutarmidji.

Bila di Juli 2017 Karolin 55,9% dan Sutarmidji 41,8%, maka di November 2017 Karolin 74,3% dan Sutarmidji 50,9%. Sedangkan dari tingkat elektabilitas di Juli 2017 Sutarmidji 24,1% dan Karolin 21,1%, angka tersebut bergerak menjadi 26,63% untuk Sutarmidji dan 33,23% untuk Karolin di November 2017.

Dari tingkat akseptabilitas Juli sampai November 2017, survey menunjukkan Karolin mengalami kenaikan dari 69,7% menjadi 71,1%, sedangkan Sutarmidji naik tipis dari 73,3% menjadi 73,4%.

"Survei juga mendapatkan gambaran bahwa masyarakat Kalbar tidak mempersoalkan Bupati baru terpilih sebagai Calon Gubernur, yakni wajar 52,9%, tidak wajar 28,0% dan tidak tahu 19,1%," kata Peneliti Cirus Rio Prayogo.

Cirus menyampaikan, masyarakat Kalimantan Barat mengaku puas atas kepemimpinan Gubernur Kalbar Cornelis sebesar 55,40% dan responden menyukai gaya kepemimpinan Cornelis sebagai Gubernur Kalbar sebesar 67,57%, kurang suka 19,12% dan tidak tahu 5,6%.

Redaksi Betang Raya Post