Bantuan Rumah Ibadah Melalui Bamag, DMI dan Keuskupan

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Bantuan Rumah Ibadah Melalui Bamag, DMI dan Keuskupan

SEKADAU, BRP - Atas nama Asisten Pemerintahan dan Kesra melalui Kabag Kesra, Stepanus, S. Sos katakan, untuk bantuan hibah Rumah Ibadah Masjid dan  Surau disalurkan melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI), kemudian lewat DMI ke panitianya.

Demikian juga bantuan Rumah Ibadah untuk  Protestan disalurkan melaui Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) dan yang Katolik akan disalurkan lewat Paroki atau Keuskupan setempat, kemudian baru disalurkan ke Panitia.

Pencairan bantuan tersebut melaui Rekening  lembaga masing-masing, Bamag dan Paroki atau Keuskupan untuk Gereja dan DMI untuk Masjid dan Surau," ujarnya Rabu, 17/1/18.

Stepanus katakan, pencairan dilakukan dengan tiga tahap tahap, tahap pertama 40 persen, atau  sesuai profosal yang ada.

Selanjutnya, setelah ada pertanggung jawaban oleh panitia baru bisa ajukan pencairan selanjutnya.

" Kita disini tidak pegang uangnya, dana itu di Kas daerah, pencairannya juga lewat keuangan," ujarnya.

Ia menambahkan, soal nominal itu relatif, tergantung kebutuhan dan jemaat, umat atau jemaah, setempat misalnya jika sampai 60 KK  wajarlah diajukan pembangunan Gereja atau Masdjid besar.

Misalnya, Jika untuk Gereja yang jemaat nya sedikit, bisa saja kita utamakan jemaat yang lebih banyak," kata Stepanus.

Lain halnya dengan bantuan bantuan Safari Natal dan Safari Lebaran, itu berupa barang. Untuk Gereja misalnya, pohon natal, orgen atau wireless.

Harus ajukan profosal, tapi didahulukan Gereja atau Masjid yang besar, namun tdk semua proposal direalisakan krn keterbatasan dana kita.

Demikian dengan bantuan Sejadah untuk Masjid. Bantuan ini beda dengan bantuan Rumah Ibadah, karna ini bantuan sarana dan prasarana dan dibawa saat Safari Natal atau Safari Lebaran.

Pengaadaan ini dari sekretariat daerah bagian kestra dengan besar anggaran dibawah 200 juta, " tutupnya.

Oleh : Asmuni