Catatan LBH Mandau Borneo

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Catatan LBH Mandau Borneo

SINTANG, BRP - Minggu 20 Januari 2018, Lembaga Bantuan Hukum Mandau Borneo Keadilan (LBH-MBK) Mengadakan seminar peyuluhan hukum di sungai Seriak ketuggau hulu-senaning kabupaten Sintang dengan tema "Membangun Kesadaran Hukum Masyarakat Dengan Mewujudkan Masyarakat Yang Melek Dan Cerdas Hukum" yang di hadiri oleh kurang lebih 300 orang warga Desa yg berkerja sebagai buruh harian lepas (BHL) di perusahaan sawit Pt. Palmindo Lestari Sintang yang sekarang tek over ke Pt. SDN GUDANG GARAM,sebelum nya LBH- Mandau Borneo Keadilan sudah mengantongi sekitar 200 lebih KUASA  dan kemungkinan besar akan bertambah lagi oleh warga desa yg berkerja sebagai buruh harian lepas dan merasa dirugikan karena adanya pelanggaran terhadap UU-no-13-tahun-2003-ketenagakerjaan oleh PT. Palmindo Lestari Sintang tersebut, oleh karena itu LBH-MANDAU BORNEO KEADILAN dan Masyarakat akan menggugat PT. Palmindo Lestari dengan tuntutan Membayar pesangon dengan ketentuan Pasal 156 ayat (2) UU Ketenagakerjaan, Membayar Ganti Rugi tanam tumbuh sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 1975 tentang Ketentuan-Ketentuan Mengenai Tata Cara Pembebasan Tanah,Pola Pembagian yang sesuai serta Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Dll.

Ketua Umum LBH-Mandau Borneo Jelani Chrito, SH. dalam sambutannya mengatakan ""Siapa yg utung dalam pemberian izin perusahaan sawit??? Apakah Masyarakat atau Penjabat??

Pejabat Hanya Memberikan izin tetapi kalau ada permasalahan di dalam masyarakat khususnya petani Mereka hanya lempar batu sembunyi tangan perusahaan perkebunan hanya membuat penderitan bagi masyarakat, dimana Hak-hak masyarakat tidak dipenuhi sesuai kesepakatan, kami LBH-Mandau Borneo Keadilan mendampingi masyarakat untuk mencari keadilan. ,,"" dan dalam kesempatan itu pula John Bandan, BA. Ketua Umum Dayak Tertinggal Kal-Bar Juga menegaskan dalam sambutannya ""janji nya perusahaan akan melindungi Hutan, binatang dan sungai Jangan kan melindungi hutan, binatang dan sungai manusia tenanga kerja tidak di lindungi dan tidak perhatikan oleh perusahaan pemilik lahan di gurur, hutan sudah habis, sungai sudah keruh ini penjajah merampas tanah masyarakat menjadi buruh di tanah sendiri"".

LBH-MANDAU BORNEO memiliki VISI DAN MISI
VISI LBH MBK:
menjadikan LBH MANDAU BORNEO KEADILAN sebagai lembaga bantuan hukum berkeadilan dengan semangat muda, berani, dan tegas untuk membantu masyarakat lemah dan kesusahan dalam mencapai keadilan.

MISI LBH MBK:
1. mendorong masyarakat agar berbudaya hukum yang baik dan benar.
2. Membantu masyarakat atas perkara hukum yang menimpanya.
3. Melakukan pendampingan hukum kepada masyarakat yang dirampas hak hak nya.
4. Mengawasi para aparat hukum agar bertindak benar sesuai hukum yang berkeadilan.
Penulis Listian Danu/TK.

Redaksi Betang Raya Post