Karol- Gidot Pilihan Rakyat

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Karol- Gidot Pilihan Rakyat

PONTIANAK, BRP - Pengamat muda, politik dan pemetintahan, Rosadi Jamani mengatakan, penuh misteri. Penuh lika-liku. Penuh rumor. Terakhir penuh dengan teka-teki. Semua itu disudahi ya. Sebab, jawabannya sudah ada. DPP PDIP Perjuangan  lewat Ketumnya, Megawati Soekarno Poetri mengumumkan, resmi mengusung kader terbaiknya, Karolin Margret Natasa (Karol) sebagai calon Gubernur Kalbar. Pengumuman resmi itu disampaikan Mega di Kantor DPP PDIP. Hadir dalam acara penting itu, Ketua DPD PDIP Kalbar, Drs Cornelis MH.

Rumor Cornelis  pindah partai, tidak benar. Rumor Karol rela dipecat PDIP, hoax. Yang benar adalah, Cornelis tetap orang nomor satu di PDIP. Begitu juga Bupati Landak, tetap menjadi kader terbaik partai banteng moncong putih. Semua rumor yang berseliweran selama ini, terbukti salah. PDIP resmi mengusung Karol. Pasangannya juga sudah menanti. Suryadman Gidot, Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar yang juga Bupati Bengkayang.

Yang satu Bupati Landak, pasangannya Bupati Bengkayang. Dengan ditetapkannya Karol berpasangan dengan Gidot, berarti gugur sudah pasangan Hildi Hamid-Lasarus. Sebelumya, Hild-Lasarus digadang-gadang akan menaiki perahu PDIP. Semua sudah terjawab.

Lalu, dengan ditetapkannya Karol-Gidot sebagai pasangan yang diusung PDIP, Demokrat, dan PKPI, berarti bertambah lagi pasangan yang akan bertarung di Pilgub Kalbar 27 Juni 2018. Berikut tiga pasang yang sudah dipastikan bertarung:

1. Sutarmidji-Ria Norsan diusung Partai Golkar, Nasdem, PKS
2. Milton Crosby-Boyman Harun diusung Partai Gerindra dan PAN
3. Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot diusung PDIP, Demokrat, dan PKPI

Sementara pasangan dari calon perseorangan, Kartius-Pensong masih berjuang untuk melewati verifikasi faktual. Bila verifikasi ini mereka lolos, berarti pasangan yang akan bertarung menjadi empat pasang. Bila Kartius-Pensong gagal, berarti hanya tiga pasang saja yang siap memperebutkan kursi panas Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar.

Ok bro, itulah calon-calon pemimpin kita. Silakan tentukan pilihan. Pilih sesuai dengan hati nurani. Kalau bisa abaikan dulu deh soal amplop. Salah pilih bisa berakibat fatal bagi Kalbar itu sendiri. Sile dipelajari track recordnya masing-masing. Cara mempelajarinya, buka saja google, cari nama-nama mereka. Pasti ketemu seperti apa perjalanan politik maupun prest
asi dalam pemerintahan.


Akhirnya, lega sudah. Asli saya betunggu benar pengumuman Bu Mega, soal siapa yang diusung PDIP. Dengan adanya pengumuman dari Lenteng Agung Jakarta itu (7/1/2018) itu, semua teka-teki terjawab. Hari-hari berikutnya, kita pasti disuguhi acara deklarasi, pendaftaran calon ke KPU. Semua itu pasti menyedot massa. Saya kalau ada waktu akan hadir saat deklarasi ketiganya. Pastinya acara mereka laku untuk channel youtube saya, hehehe..

Betang Raya Post