Putusan Perdata PT KGP - Petani Sawit: Niet Ontvankelijke Verklaard (NO)

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Putusan Perdata PT KGP - Petani Sawit: Niet Ontvankelijke Verklaard (NO)


Terkait Gugatan Perdata PT KGP dan Petani, Ini Penjelasan Humas PN Sanggau
Kamis, 18 Januari 2018


SANGGAU, BRP - Pengadilan Negeri Sanggau memberikan penjelasan mengenai putusan majelis hakim terkait perkara perdata antara PT Kebun Ganda Prima (KGP) dan 384 petani sawit di Kecamatan Tayan Hulu dan Kembayan, yang telah di putus majelis hakim, I Ketut Somanasa sebagai Hakim Ketua dengan didampingi hakim anggota masing-masing Albanus Asnanto dan John Malvino Seda Noa Wea.

Humas PN Sanggau, Albanus menjelaskan bahwa majelis hakim memutus perkara tersebut Niet Ontvankelijke Verklaard atau NO.

“Terdapat perbedaan pandangan antara anggota majelis hakim. Satu anggota majelis berbeda pendapat dengan dua anggota majelis lainnya, untuk itu, di putuskan dengan suara terbanyak anggota majelis hakim, ” katanya, Kamis (18/1/2018).

Satu anggota majelis berpendapat bahwa gugatan dapat dikabulkan sebagian, sedangkan dua anggota majelis berpendapat bahwa gugatan tidak dapat diterima.

"Jadi memang ada perbedaan pendapat dari satu anggota majelis,”jelasnya.

Dalam putusan majelis hakim, perkara perdata ada tiga yakni dikabulkan, ditolak dan tidak dapat diterima atau NO sebagaimana dimaksud dalam putusan perkara perdata PT KGP dan petani sawit.

Contoh gugatan yang tidak memenuhi syarat formil yaitu antara permohonan dan tuntutan berbeda.

"Saya kira begitu penjelasan yang bisa saya sampaikan atas nama kelembagaan,” pungkasnya.

Redaksi Betang Raya Post Firmus