Renungan Bersama Pastor Thomas: Menjadi Penjala Zaman Now

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Renungan Bersama Pastor Thomas: Menjadi Penjala Zaman Now

SANGGAU, BRP - Jala merupakan sebuah alat yang tidak asing bagi kehidupan kita. Apalagi bagi kita yang berprofesi sebagai nelayan, juga sebagai orang yang punya kegemaran mencari dan mengumpulkan ikan. Sebagaimana kita ketahui bersama, jala merupakan alat yang fungsinya untuk menangkap ikan. Melalui alat ini, kita bisa mendapatkan ikan.

Pada hari Minggu kemarin, Sabda Tuhan khususnya bacaan Injil (Mrk. 1:14-20), mengisahkan kepada kita tentang pemilihan empat orang pemuda yang menjadi murid Kristus. Mereka itu adalah Simon, Andreas, Yakobus, dan Yohanes. Keempat orang ini sehari-harinya bekerja sebagai nelayan.

Tuhan Yesus memanggil dan memilih mereka menjadi murid-muridNya. Mereka dipilih untuk melaksanakan suatu tugas khusus, yakni mewartakan Injil dan menjadi saksi-saksiNya.

Pekerjaan mereka yang sebelumnya sebagai nelayan atau sebagai penjala ikan, kini beralih menjadi penjala manusia. SabdaNya kepada mereka "Mari dan ikutlh Aku, kamu akan Kujadikan penjala manusia". Dengan pewartaan Injil yang dilakukan dan dengan menjadi saksi-saksiNya, para murid Kristus ini telah melaksanakan pekerjaan mereka sebagai para penjala manusia yang hebat. Melalui mereka, orang akhirnya banyak yang percaya dan mengimani Kristus.

Lantas, bagaimana dengan kita? Kita juga adalah para murid Tuhan Yesus. Sebagai murid-murid Kristus, kita dipanggil dan diutus untuk menjadi penjala manusia pula. Di zaman now, konkretisasi sebagai penjala manusia ini dapat diwujudnyatakan dalam berbagai model hidup seturut nilai-nilai Injili. Ada banyak nilai-nilai Injili yang dapat kita hadirkan kepada sesama, yang dapat merangkul mereka dan yang membuat mereka merasakan kehadiran dan kasihNya.

Melalui kesaksian hidup yang berlandaskan iman akan Kristus, yang kita hadirkan dalam kehidupan sehari-hari, di manapun kita berada, akan membuat orang lain atau sesama semakin mengenal Kristus. Dengan demikian, pada akhirnya mereka akan percaya dan mengikutiNya pula.

Moga-moga dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan zaman now, kita dapat menunaikan tugas kita sebagai murid-murid Kristus, sebagai penjala sesama manusia dengan baik. Semoga kita dapat menjadi penjala zaman now, yang handal dan penuh cinta kasih.
Tuhan memberkati kita semua.

Redaksi Betang Raya Post