Tragedi Rumah Walet

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Tragedi Rumah Walet

Belum Mendapatkan Hasil Curian, Ayah dan Anak Tersengat Arus Listrik

MEMPAWAH, BRP - Nasib apes yang dialami seorang ayah dan anak yakni Suryadi (52) dan Khienci (25) yang diduga akan melakukan tindak pencurian di rumah sarang walet, jalan Raya Sungai Nipah RT 17 RW 04, Dusun Melati, Desa Sungai Nipah, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, Khienci berakhir naas.

Belum sempat mendapatkan hasil curiannya, ayah dan anak tersebut justru tersengat arus listrik. Khienci tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat terjatuh dari ketinggian di rumah sarang walet setelah kesetrum saat melancarkan aksinya, Rabu (17/1/2018).

Menurut Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso melalui Paur Humas, Imam Widhiatmoko mengatakan, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Selasa (16/1/2018) malam sekira pukul 19.00 Wib. Keduanya berencana akan mencuri sarang walet yang terletak di Desa Sungai Nipah. Selain itu, Imam menjelaskan, menurut keterangan saksi Andre, menerima telpon dari bosnya yakni lukiat yang juga pemilik rumah sarang walet tersebut sekitar pukul 22.10 Wib, bahwa Suryadi dan Khienci jatuh akibat kena setrum aliran listrik.

“Andre langsung menuju TKP gudang walet tersebut. Sesampainya di lokasi Andre mencoba menelpon Suryadi namun tidak diangkat. Setelah beberapa saat kemudian Suryadi menelepon Andre dan meminta tolong bahwa kedua korban jatuh di atas atap gudang kosong yang berada disamping rumah sarang walet,” tuturnya.

Lanjutnya lagi, Imam mengatakan, setelah mendapat laporan tersebut petugas langsung turun dan melakukan tindakan dengan mendatangi TKP, melakukan pencarian, setelah ditemukan mengevakuasi korban dari atas atap gudang kosong bersama masyarakat setempat, kemudian membawa korban ke Puskesmas Jungkat.

“Suryadi kondisinya sangat kritis, yang mengalami luka bakar pada punggung belakang sekitar 7 persen dan luka bakar derajat dua pada paha sebelah kanan sampai ke betis, sementara anaknya Khienci meninggal dunia,” pungkasnya. (yanto)