Ada Apa Dengan Narkoba?

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Ada Apa Dengan Narkoba?

Saksi dan Petunjuk Misterius

Bagian: 3

SANGGAU, BRP - Selain tentang penggeledahan maupun terhadap pemalsuan tanda tangan Terdakwa, dalam fakta yuridis terdapat pula kejanggalan atas keberadaan saksi saksi yang dihadirkan JPU.

Ada dua orang yang dalam BAP Saksi menerangkan bahwa ia-nya penyalahguna narkoba jenis sabu. Dan mengetahui tentang peredaran ataui jual-beli sabu. Namun oleh JPU tidak meminta penyidik untuk menetapkan ke-dua orang ini sebagai Tersangka.

Disamping itu kehadiran saksi saksi ini juga menjadi tanda tanya. Karena tidak ada hubungan dengan penangkapan Terdakwa, atau tidak ada sangkut paut dengan Terdakwa. Kehadirannya seperti sayembara, tanpa korelasi apapun tapi hadir dan memberi keterangan bahwa ia pernah membeli sabu dari Terdakwa. Kesaksian kedua orang ini membuat geram Majelis Hakim. Menurut Majelis Hakim ke-dua saksi ini layak di hukum.

Sementara itu, Saksi Asep Hidayat yang menebus HP dari Terdakwa, (yang kemudian mengaku membeli shabu), mengatakan bahwa ia ke rumah Terdakwa tidak sendiri. Melainkan berdua dengan temannya. Namun JPU tidak memberi petunjuk kepada prnyidik agar orang yang bersama dengan Asep Hidayat tersebut dijadikan Saksi.

Selain masalah saksi ini, JPU memberi petunjuk kepada penyidik agar barang bukti narkotika jenis sabu yang didapat dari Terdakwa dan yang ada pada Asep Hidayat diperintahkan untuk diperiksa untuk mengetaui apakah kedua barang bukti tersebut memiliki persamaan.

Setelah diperiksa di lab forensik Polri, kesimpulannya kedua barang tidak bisa dikatakan sama.

Apa tujuan JPU memberi petunjuk tersebut? Kemudian didapat kesimpulan bahwa kedua barang bukti tidak bisa dikatakan sama namun perkara tetap P.21.

Umumnya, apabila petunjuk tidak terpenuhi maka perkara harus dihentikan P.19.


Sebuah Catatan

Pada perkara pidana an Terdakwa Pandapotan Banjarnahor alias Marbun

Penasehat hukum Terdakwa


Aprin Turnip SH