Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing Akan Terealisasi

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Pembangunan Pelabuhan Internasional Kijing Akan Terealisasi

Laporan Kontributor Betang Raya Post Biro Mempawah, Agusdaryanto

MEMPAWAH, BRP - IPC PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II bersama
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) serta seluruh stekholder Kabupaten Mempawah, melaksanakan pencanangan pembangunan terminal internasional kijing, yang berlokasi di Desa Sungai Kunyit Laut dan Desa Sungai Bundung Laut, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Rabu (11/4/2018).

Melalui sambutan, Direktur Utama, PT Pelindo II, Elvyn G Masassya menjelaskan perencanaan pembangunan terminal kijing tersebut melalui proses panjang mulai dari keputusan presiden, hingga pembebasan lahan dan kini memasuki masa pencanganan. Pengoperasian satu terminal di Kijing ini sebagai pengabdian Pelindo
yang merupakan BUMN dibidang pelabuhan, sebagai agent of development. Selain itu, Elvyn juga mengatakan, pengembangan daerah dalam bidang pelabuhan tentunya
sangat strategis dan memiliki multiplayer effect yang sangat kuat sebagai penunjang berkembangnya daerah.

“Pembangunan pelabuhan kijing ini menjadi salah satu solusi, dalam upaya meningkatkan daerah. Dengan segala potensi yang ada terlebih
dengan dibangunannya terminal pelabuhan internasional kijing ini akan menjadikan Kalbar berkembang terutama didunia maritim. Hal ini pula pastinya akan berdampak dengan perkembangan perekonomian dimasyarakat," ungkapnya dihadapan para tamu undangan yang hadir.

Lanjutnya lagi, Elvyn mengatakan, dalam pengoperasian pelabuhan internasional kijing nantinya akan menerapkan sistem tersendiri yaitu pengelolaan berbasis teknologi yang menjadi terobosan terbaru saat ini. Maka dari itu, Elvyn berharap, dengan terbangunnya pelabuhan taraf internasional di Kalbar ini dapat memperkuat konektivitas dan pasti berdampak pada perekonomian.

“Nanti di pelabuhan kijing akan menggunakan metode berbasis
teknologi,” ujarnya.

Lebih jauh, Elvi menambahkan, dalam proses perencanaan pembangunan kijing telah melalui beberapa tahap, dimulai dengan pembangunan pelabuhan multiguna
yang didalamnya dikategorikan dalam beberpa terminal.

“Secara keseluruhan menggunakan lahan 200 hektar dan akan dijadikan
jalur ekonomi khusus. Untuk Terminal Kijing, pada pembangunan tahap pertama, IPC akan membangun empat terminal. Yakni terminal multiguna, terminal curah cair, terminal peti kemas, dan terminal curah kering. Pembangunan Terminal Kijing yang merupakan salah satu proyek strategis nasional ini, akan kami lakukan secara bertahap. Pada 2019 kami menargetkan sudah bisa beroperasi dan melayani 500 ribu TEUs. Adapun target pengerjaan seluruhnya kami targetkan rampung pada tahun 2021. Saya berharap dukungan semua pihak terutama pemerintah Kalbar
termasuklah Pemkab Mempawah untuk mendukung proses realisasi ini agar
cepat terlaksana. Insya Allah hari ini menjadikan kemajuan bagi Kalbar dengan pelabuhan bertaraf internasional,” pungkasnya.

Tampak hadir seluruh Forkopimda Kabupaten Mempawah termasuklah
Pelaksana Tugas Bupati, H.Gusti Ramlana serta seluruh stekholder lainnya dalam acara tersebut.