KAROLIN-GIDOT SIAP KEMBANGKAN TTG UNTUK PENINGKATAN PRODUKSTIVITAS UMKM

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

KAROLIN-GIDOT SIAP KEMBANGKAN TTG UNTUK PENINGKATAN PRODUKSTIVITAS UMKM

LANDAK, BRP - Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut Dua, dr. Karolin Margret Natasa menyatakan, dirinya bersama calon wakil Gubernur Kalbar, Suryadman Gidot sudah menyiapkan langkah untuk mengembangkan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produksi dan produktivitas ekonomi UMKM di Kalbar.

"Hal ini sesuai dengan visi dan misi pencalonan kami dalam upaya mewujudkan kemandirian daerah," kata Karolin di Ngabang, Sabtu (26/5/2018).

Menurutnya pembangunan ekonomi masyarakat sangat dipengaruhi secara signifikan oleh Perkembangan ekonomi global. Implikasinya pembangunan ekonomi masyarakat makin perlu diarahkan pada pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan yang lebih menekankan pada aspek pengetahuan dan inovasi.

Dalam konteks tersebut, katanya, pemanfaatan iptek menjadi basis pengembangan ekonomi masyarakat. Di sisi lain, Pengembangan pengetahuan (dan teknologi) perlu difokuskan pada upaya pengembangan yang berbasiskan potensi/kekayaan sumber daya yang dimiliki.

"Oleh karenanya, keragaman potensi daerah/lokal, teknologi masyarakat dan penguatan usaha kecil menengah (UKM) merupakan hal penting dalam agenda pembangunan ekonomi daerah yang berdaya saing baik secara secara lokal, nasional, maupun internasional," lanjutnya.

Karolin menjelaskan, pembangunan berbasis pengetahuan mewujud dalam Pengembangan Sistem Inovasi Nasional juga menjadi agenda nasional sesuai dalam UU no 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJN) 2005-2025 dan UU no 18 tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

"Dengan penguatan sistem inovasi Nasional menjadi wahana utama dalam meningkatkan daya saing dan kohesi sosial demi mewujudkan masyarakat yang sejahtera, adil, maju, mandiri, dan beradab," tuturnya.
   
Implikasinya, kata dia, pembangunan daerah makin diarahkan pada penguatan potensi lokal yang menjadi pendukung utama pelaksanaan pembangunan ekonomi berbasis pengetahuan.     Pembangunan ekonomi daerah itu sendiri merupakan suatu proses yang mencakup pembentukan-pembentukan institusi baru, pembangunan industri-industri alternatif, perbaikan kapasitas tenaga kerja yang ada untuk menghasilkan produk dan jasa yang lebih baik, identifikasi pasar-pasar baru, alih ilmu pengetahuan, dan pengembangan perusahaan-perusahan baru.

"Setiap upaya pembangunan ekonomi daerah mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah," papar Karolin.

 Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat harus secara bersama-sama mengambil inisiatif pembangunan daerah.
"Oleh karena itu, pemerintah daerah beserta partisipasi masyarakatnya dan dengan menggunakan sumberdaya yang ada harus memanfaatkan potensi sumberdaya yang mempunyai nilai tambah jual dalam membangun perekonomian daerah. Ini yang akan kita lakukan ke depan, untuk mempercepat pertumbuhan produktivitas ekonomi daerah," pungkasnya.