Capuchin's Camp 4 Laverna Sanggau Resmi Ditutup

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Capuchin's Camp 4 Laverna Sanggau Resmi Ditutup

Laporan Betang Raya Post

SANGGAU, BRP - Capuchin's Camp 4 Laverna Sanggau resmi ditutup, Minggu (17/6/2018) pagi. Serangkaian acara ditutup dengan misa yang dipimpin oleh Minister Propinsial Ordo Kapusin Pontianak Pastor Hermanus Mayong OFMCap.

Hadir Mgr Heronimus Bumbun OFMCap dan para pastor Kapusin yang tersebar di beberapa paroki yang dilayani persaudaraan Fransiskan.

Misa digelar di aula Santa Maria Komplek Rumah Retret Laverna Sanggau yang diikuti 400 lebih peserta Capuchin's Camp 4.

Sukacita sejati adalah tema Capuchin's Camp 4. Oleh demikian Pastor Hermanus Mayong OFMCap berpesan jadilah misionaris sejati.

Sama seperti yang tertulis dalam Injil, "Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah, lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu. Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu. Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba." KataNya lagi: "Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya? Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi. Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya." Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka, dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-muridNya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.  (Mrk 4:26-34)