6 Hasil Kesepakatan Seminar Adat Di Desa Nanga Ansar Belitang

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

6 Hasil Kesepakatan Seminar Adat Di Desa Nanga Ansar Belitang

Oleh : Ka. Biro Betang Raya Post Sekadau, Asmuni

SEKADAU, BRP - Sebelum Gawai adat (syukuran tahunan) se-kecamatan Belitang yang dipusatkan di Desa SP6 Nanga Ansar yang dimulai tanggal 9Juli 2018 lalu ditutup, dewan adat Kecamatan Belitang adakan seminar adat.

Peserta seminar terdiri dari kades se-kecamatan Belitang beserta pengurus adat dari masing-masing desa, tokoh adat dan para ketua RT.

Materi seminar disampaikan oleh, ketua dewan adat Kecamatan Belitang Gideon Gunarjo dan  Temenggung adat desa Nanga Ansar Bapak Pandung.

Dewan adat kecamatan Gideon Gunarjo  mengatakan, bahwa adat budaya ini adalah tradisi turun temurun dari nenek moyang kita dulu. Sejak zaman dahulu kita hidup didalam lingkungan adat. Sejak dahulu kala adat sudah ada walaupun tidak tertulis namun tersirat dilingkungan masyarakat kita," paparnya.

Kapolsek kecamatan Belitang (diwakili) Bripka  Suprianto katakan apresiasi dengan seminar adat yang dilaksanakan oleh dewan adat Kecamatan.

"Terimakasih kepada masyarakat, karna pilkada Kalbar berjalan dengan aman dan lancar. Berkaitan dengan musim kemarau agar masyarakat berhati-hati dalam membakar lahan atau ladang (Karhutla) agar berkoordinasi dengan pihak keamanan.

Kades SP6 Nanga Ansar, Abbaku dalam sambutannya katakan bahwa pentingnya diadakan seminar agar masyarakat dan anak-anak muda mengetahui bahwa adat kita itu ada.

"Dengan harapan kedepan agar bisa disepakati oleh kita bersama bahwa hukum adat dapat menjadi acuan," harapnya.

Ia juga berharap agar adat budaya kita tetap dijaga di lingkungan masyarakat kita dimanapun berada.

Akhir dari seminar adat ini kades Nanga Ansar, Abbaku menyampaikan rekomendasi dan hasil  kesepakatan bersama yakni, Gawai syukuran tahunan se-kecamatan Belitang tetap dilaksanakan setiap tahun dengan tuan rumah setiap desa secara keliling, meminta pihak kecamatan dan dewan adat kecamatan dapat mengkoordinir semua dewan adat se-kecamatan baik dayak, melayu, melayu, jawa, NTT, thionghoa dan batak untuk memperkokoh adat istiadat semua suku yang ada di desa-desa se-kecamatan Belitang.

Meminta pihak kecamatan supaya dapat mengkoordinir dan memberikan rekomendasi desa-desa se-kecamatan Belitang agar dapat menganggarkan dana kegiatan gawai syukuran bersama melalui APBDes masuk dalam anggaran 2019 dan seterusnya sebesar 10.000.000 rupiah.

Meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sekadau dapat memperhatikan konsisi masyarakat yakni infrastrukstur jalan dan jembatan yang dapat menunjang sektor ekonomi sosial masyarakat se-kecamatan Belitang, meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sekadau serta instansi terkait dapat menganggarkan pembangunan rumah betang di desa-desa se-kecamatan Belitang dan meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Sekadau dapat menganggarkan dana pembinaan dewan adat kecamatan Belitang.

Diakhir pidatonya, Ia katakan sangat kecewa karna dari DAD Kabupaten tidak ada satupun bisa hadir dalam undangannya. Acara ini bukan hanya penutupan gawai dayak saja namun juga diadakan seminar adat," kesalnya.