Gawai Adat Syukuran Tahunan Kecamatan Belitang Di Tutup

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Gawai Adat Syukuran Tahunan Kecamatan Belitang Di Tutup

Oleh : Ka. Biro Betang Raya Post Sekadau, Asmuni

SEKADAU, BRP - Acara penutupan gawai adat (syukuran tahunan) se-kecamatan Belitang di desa SP6 Nanga Ansar yang dimulai dari tanggal 9 Juli 2018 lalu, hari ini 14 Juli 2018 ditutup oleh Bupati Sekadau yang diwakili oleh staff bagian hukum dan Politik, Afronius Akim Sehan.

Selain acara penutupan gawai adat syukuran tahunan, juga diadakan seminar adat budaya mualang yang pesertanya terdiri dari kades se-kecamatan Belitang, pengurus adat dan para ketua RT. Penyampaian nara sumber oleh dewan adat Kecamatan Belitang, Gideon Gunarjo dan temenggung adat dari desa Nanga Ansar Bapak Pandung.

Kades SP6 Nanga Ansar, Abbaku dalam sambutannya mengatakan, gawai adat kecamatan ini akan selalu berkelanjutan bukan hanya sampai disini saja. Selain itu, Ia meminta kepada pihak kecamatan agar terus mensuport acara gawai ini.

"Karna, dengan adanya gawai adat dan seminar ini akan mengingatkan kita bahwa kita masih memiliki adat istiadat didalam tatatanan hidup kita," ucapnya.

Camat kecamatan Belitang yang diwakili oleh Jalok, S. Ip (sekcam) apresiasi atas kegiatan gawai adat ini. Ia juga meminta partisipasi semua desa yang ada di kecamatan Belitang. Semoga kedepan pelaksanaan gawai adat ini akan lebih baik lagi.

Sambutan ketua dewan adat kecamatan Belitang, Gideon Gunarjo apresiasi atas  pelaksanaan gawai adat syukuran tahunan ini. Untuk kedepan kata dia, perlu kita tata agar lebih baik lagi dalam arti bahwa bagi desa yang sudah terpilih sebagai tempat pelaksanaan gawai adat ini agar selalu komunikasi dengan pihak dewan adat kecamatan.

Selanjutnya sambutan Bupati Sekadau yang diwakili oleh Staff Ahli Bidang Hukum dan Politik Kabupaten Sekadau, Afronius Akim Sehan apresiasi atas kegiatan gawai adat syukuran tahunan se-Kecamatan Belitang yang diadakan di desa SP6 Nanga Ansar.

"Terimakasih kepada panitia pelaksana gawai adat dan terimakasih kasih juga kepada dewan adat kecamatan serta masyarakat desa Nanga Ansar yang telah mengundang kami dan juga sudah menyambut kami dengan baik. Kiranya kedepan, gawai adat ini akan lebih baik lagi," ucap Afron.

Afron  menambahkan, bahwa gawai ini merupakan pelestarian adat budaya. Kami dari pemerintah daerah Kabupaten Sekadau menyambut baik gawai adat ini," ucapnya.

Berkaitan dengan dengan pembangunan infrastruktur, ia katakan setiap tahun pemerintah daerah Kabupaten Sekadau selalu anggarkan lewat APBD Kabupaten Sekadau. Ia meminta kerjasama dan oeran aktif masyarakat dalam pengawasan pembangunan.

"Pihak perusahaan juga harus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam hal pemeliharaan infrastruktur. Perusahaan juga harus memperhatikan tonase angkutan supaya tidak merusak jalan kita," pungkasnya.

Dipenghujung acara, kades Nanga Ansar Abbaku  menyerahkan rekomendasi hasil dari komitmen saat seminar adat kepada Staff Ahli Bidang Hukum dan Politik Afronius Akim Sehan mewakili pemerintah daerah Kabupaten Sekadau.