Prosesi Adat Tanam Bangka Atau Syukuran

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Prosesi Adat Tanam Bangka Atau Syukuran

Oleh :Ka. Biro Betang Raya Post Sekadau, Asmuni

SEKADAU, BRP - Tanam Bangka, adalah salah satu adat kebiasaan oleh berbagai sub suku dayak di Kabupaten Sekadau, walau tidak semua sub suk dayak melakukan budaya itu.

Salah satunya adalah sub suku dayak di dusun Ensali desa Ensalang kecamatan Sekadau Hilir. Tanam Bangka adalah prosesi adat syukuran  sehabis nyemen makam orang tua atau keluarga yang sudah meninggal.

Nanam Bangka adalah sebagai bentuk ucapan terimakasih atau balas jasa dari anak cucu yang ditinggalkan oleh keluarga atau orang tua mereka yang sudah meninggal semasa hidupnya sehingga anak cucunya membuat makam (semen permanen).

Setelah makam dimaksud disemen, maka selanjudnya dilakukan acara selamatan atau potong babi yang dimakan dan minum bersama dengan warga setempat.

Tidak hanya di dusun Ensali, tapi juga di dusun Senuruk juga melakukan hal yang sama.
Ali salah satu warga Senuruk mengatakan, Tanam Bangka juga dilakukan oleh warga masyarakat dusun Senuruk desa Sungai Ringin.

Ia katakan, adat budaya ini tidak bisa dilupakan karna ini adalah turun temurun dari nenek moyang dahulu.