TIPIKOR: Setelah Menahan ARS, Kejaksaaan Bidik Tersangka Lain

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

TIPIKOR: Setelah Menahan ARS, Kejaksaaan Bidik Tersangka Lain

SANGGAU, BRP - Kejaksaan Negeri Sanggau menetapkan Direktur PT Aneka Sarana berinisial FL dan ARS selaku PPK Kabid di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Kabupaten Sanggau terduga korupsi proyek Jalan Sei Mawang – Simpang Lape – Empaong tahun anggaran 2016.
"Sudah di gelar perkara untuk menentukan siapa yang bertanggung jawab terhadap terjadinya dugaan tindak pidana dalam pekerjaan paket jalan tersebut,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau, M. Idris F. Shite didampingi Kasi Pidsus Ulfan Yustian Arif dalam konprensi pers Senin (23/7/2018) sore.
ARS sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah menjalani tahanan atas dugaan korupsi jalan Bonti – Bantai.
Nilai kerugian yang dialami negara dari pekerjaan proyek tersebut berdasarkan hitungan ahli dari Untan Pontianak sebesar Rp 882.791.026 dari nilai proyek Rp5.331.536.000.
Didalam dokumen tertera si A misalnya tapi yang mengerjakannya si B, padahal si B ini tidak punya kompetensi hanya lulusan STM.
Jadi, tidak hanya terkait kualitas kerjaannya tapi juga perbuatan melawan hukum yang mereka lakukan justru mempertegas timbulnya kerugian negara, ini kemungkinan ada bertambah kerugiannya.
Disinggung apakah ada kemungkinan tersangka lain, Kajari tegaskan bahwa hal itu sangat terbuka kemungkinan.
“Baru dua orang ini yang kita temukan paling layak dan bertanggung jawab dalam proyek ini,”tegasnya.