Yopita Lasti Handini: Berpikir Kritis Ciptakan SDM Handal Bidang Pendidikan

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Yopita Lasti Handini: Berpikir Kritis Ciptakan SDM Handal Bidang Pendidikan

JAKARTA, BRP - Aktivis Perempuan Indonesia Bidang Pendidikan dan Kebudayaan, Yopita Lasti Handini mengatakan, anggaran mendapat jatah yang besar. Akan tetapi dunia pendidikan Indonesia masih memiliki tantangan baik dari segi siswa maupun guru.

Siswa Indonesia masih lemah pada kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah. Selain itu, siswa Indonesia juga masih lemah dalam hal literasi membaca. Oleh karena itu pendidikan di Indonesia harus fokus pada peningkatan mutu dan daya saing siswa maupun guru,"ungkap Yopita Lasti Handini, Jum'at (6/7/2018).

Ia menuturkan, berdasarkan data tahun 2014, hanya 51persen guru dari sekitar 70 ribu guru yang menyandang gelar sarjana. Hal ini menjadi tantangan terhadap kualitas guru. Oleh karena itu ketrampilan guru harus ditingkatkan dengan ketrampilan materi ajar yang tepat dan up to date, terutama dalam hal penerapan teknologi pada kegiatan belajar mengajar.

Penerapan teknologi diharapkan dapat membuat proses belajar mengajar lebih efektif dan efisien. Selain itu, penerapan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar dapat meningkatkan motivasi siswa untuk dapat berpikir lebih kritis.

Dengan berpikir kritis maka tercipta sumber daya manusia yang berdaya saing kuat dalam persaingan global, khusus untuk dunia pendidikan di Kalbar, tantangan yang ada adalah tidak meratanya jumlah guru serta kurang memadainya sarana dan prasarana. Hal ini berpengaruh terhadap terciptanya kualitas sumber daya manusia di KalBar.

Dalam rangka pemerataan jumlah guru, dunia pendidikan dapat menerapkan sistem PTT seperti yang harus dilakukan oleh calon dokter.

"Pemda juga harus memfasilitasi pelatihan-pelatihan kepada guru guru dalam rangka peningkatan kualitas guru. Selain itu, Pemda harus menyediakan anggaran yang memadai untuk peningkatan sarana dan prasarana sekolah,"tegas gadis cantik peduli pendidikan ini.

Yopita Lasti Handini