BUPATI SINTANG JAROT WINARNO LEPAS KONTINGEN PESPARANI SINTANG

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

BUPATI SINTANG JAROT WINARNO LEPAS KONTINGEN PESPARANI SINTANG

SANGGAU - Bupati Sintang dr. Jarot Winarno, M.Med, Ph, bersama FORKOMPINDA Kabupaten Sintang dan Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang, Minggu 21 Oktober 2018 pukul 19.00 Melepas Kontingen Lembaga Pembinaan dan Pengengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (L3KD ) Kabupaten Sintang untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Pertama di Kota Ambon Maluku pada tanggal 27 Oktober s/d 2 November 2018.

Bupati Berpesan bahwa Pesparani Katolik Pertama di Kota Ambon ini, merupakan peristiwa bersejarah,karena merupakan kegiatan yang pertama kalinya bagi Umat Katolik. Selain itu dilaksanakannya Peparani di Ambon juga ingin membawa pesan Perdamaian dari Ambon untuk Indonesia bahwa Kota Ambon dan Maluku adalah daerah yang aman dan menghargai kebhinekaan ini juga terbukti dengan Keterlibatan semua unsur dalam Kepanitiaan Pesparani tersebut tidak hanya dari kalangan Umat Katolik, akan tetapi ada juga Umat Kristen Protestan, maupun Umat Islam yang bersama-sama dalamKepanitiaan Mensukseskan Kegiatan bersejarah ini.

Oleh Karena itu Jarot berharap agar Kontingen Sintang dapat menampilkan yang terbaik bagi delegasi Kalbar, dimana Sintang diberikan kepercayaan sebagai Koordinator Pameran dan Ekspo..Kontingen ini diharapkan dapat menampilkan Kalbar dan Khususnya Sintang dengan jumlah Umat Katolik yang besar dengan segala potensinya, mengenalkan Budaya Lokal Yang berinkulturasi dengan Agama Katolik sehingga punya ciri tersendiri, memperkenalkan Wisata Rohani kita Bukit Kelam, Kerajinan Tenun Ikat dan semua potensi yang ada pada diri kita, sehingga kita dapat dikenal luas secara Nasional maupun internasional.

Senada dengan hal tersebut Drs. Agustinus Hatta, M.Si Ketua Lembaga Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah Kabupaten Sintang mengatakan bahwa dalam kegiatan Pesparani Nasional di Ambon ini, Kontingen Kabupaten Sintang mengirim sejumlah 45 Orang, yang akan mempelajari, mengamati dan mendokumentasikan kegiatan tersebut dan hasilnya akan kita bawa ke Sintang sebagai Pedoman bagi Pelaksanaan Pesparani Daerah ( Tingkat Kabupaten ), selain itu kita juga dipercaya menjadi Koordinator Pameran dan Ekspo, serta Devile Kehormatan di Panggung Utama, dan pada Misa Perdana juga Sintang diberikan Kehormatan untuk membawa Persembahan dengan menggunakan Pakaian Dayak untuk mewakili Kontingen Kalimantan Barat, tentu saja ini adalah suatu kehormatan yang harus kita kerjakan sebaik mungkin.

Acara Pelepasan ini juga di dahului dengan Ibadat Bersama yang dipimpin oleh Vikaris Jenderal Keuskupan Sintang Pastor Leonardus Miau, Pr. Dilanjutkan dengan Acara Pelepasan dan Ramah tamah di Pendopo Bupati Sintang.

Delegasi Sintang yang berjumlah 45 Orang ini terdiri dari 25 Orang Pengurus Inti dan Koordinator Bidang LP3KD Kabupaten Sintang dan 20 Orang dari unsur OPD, ASN dan Keuskupan Sintang yang terdiri dari perwakilan Pemerintahan, ASN Katolik, Tokoh Umat Katolik dan Hirarki Gereja yang akan dipimpin Oleh Sekretaris Umum LP3KD Sintang Michell Eko Hardian, SH, MH sebagai ketua Kontingen.

Sementara Ketua Kontingen Sintang Michell Eko Hardian, SH, MH yang juga Akademisi Universitas Kapuas ini mengatakan bahwa Kontingen yang berangkat ini harus mampu menunjukkan prestasinya di Ambon, Kompak dan selalu menjaga Kebersamaan baik dengan sesama Kontingen, maupun Delegasi lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.