KPU Sekadau Rakor Alat Praga Kampanye

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

KPU Sekadau Rakor Alat Praga Kampanye

SEKADAU - KPU Kabupaten Sekadau adakan rapat koordinasi Desain Alat Praga Kampanye Mandiri (DAPKM) di ruang pertemuan kantor KPU sekadau, Selasa (9/10/18).

Ketua KPU Kabupaten Sekadau, Drianus Saban, S. Pd katakan, sebelumya sudah mengirim surat kepada pimpinan Parpol masing-masing untuk undangan raoat koordinasi ini.

"Ini penting untuk diketahui kita semua karna masa kampanye cukup panjang yakni selama 6 bulan kedepan," ucap Saban.

Selain itu kata dia, agar ada pemahaman bersama apa yang boleh dilakukan atau tidak boleh pada saat kampanye. Pemasangan APK dan masa kampanye sudah dimulai sejak tanggal 23-13 April 2019 sesuai zona yang sudah ditentukan oleh KPU Kabupaten kota.

Untuk Rapat umum, pemasangan iklan media cetak dan online diperbolehkan  mulai tanggal 24 Maret - 13 April 2019.
Pemasangan APK seperti baliho dari Parpol sebanyak 5 buah per desa untuk 1 Parpol. Spanduk paling banyak 10 lembar per desa masing-masing Parpol.

Saban melanjutkan, untuk lokasi pemasangan APK dari Parpol harus sesuai zona yang ditentukan oleh KPU Kabupaten kota dan tidak boleh  mengganggu kepentingan umum.

"Desain APK mandiri atau dari parpol seperti baliho dan spanduk harus dikoordinasikan dengan KPU harus sama dengan APK yang dikeluarkan oleh KPU," ujarnya.

Saban menambahkan, pemeliharaan perawatan serta penurunan APK setelah selesai masa kampanye adalah tanggung jawab Parpol.

"Untuk iklan di media sosial berakhir paling lambat 1 hari sebelum masa tenang. Umbul-umbul dan bendera partai jumlahnya tidak diatur tetapi pemasangannya harus sesuai zona dan ukuran diatur oleh KPU," lanjutnya.

APK mandiri tambahan dari  Parpol lanjutnya, ukuran maksimal baliho 4 x 7 meter, spanduk ukuran 1,5x3 meter dan ukuran  umbul-umbul 1,15x5 meter dan diperkenankan untuk mencantumkan poto atau nomor urut caleg.

Dijelaskannya lagi, untuk pertemuan terbatas Parpol, tidak boleh melebihi 1000 orang, khusus di Kabupaten.
Bahan kampaye Parpol seperti, selebaran, brosur, pamplet, poster, pakaian kalender dan kartu nama ukuran juga harus sesuai aturan KPU.


Namun, dilarang dipasang dirumah ibadah dan di pelayanan kesehatan (rumah sakit)," jelasnya.

Kenudian kata Saban, bentuk kampanye dalam kegiatan lain misalnya kegiatan kebudayaan, seni, panen raya konser atau olahraga, diperbolehkan.

Untuk Poto pada dikendaraan kata dia, hanya boleh mencantumkan lambang partai atau logo partai politik dan hanya mobil atau kendaraan inventaris partai. Demikian juga dalam memberikan hadiah perlombaan saat kampanye tidak boleh melebihi 1 juta rupiah.

Dalam pemberitaan di media sosial online atau media cetak, pemberitaan dan penyiaran kampaye hanya bentuk memberitakan kegiatan atau pesan kampanye saja yang berbentuk berita kegiatan," tutupnya. (Asmuni)