Firmus: Mengampuni dan Melupakan

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Firmus: Mengampuni dan Melupakan

SANGGAU - Seseorang dengan sengaja mengkhianati kita di masa lalu dan suatu ketika dia datang kembali untuk meminta maaf, maka tak ada alasan bagi kita untuk tidak memaafkannya.

Akan tetapi dengan apa yang telah kita alami sudah cukup alasan bagi kita untuk tidak mempercayainya kembali.

Berhentilah memikirkan orang-orang yang telah mengecewakan kita, berhentilah berharap kepada orang-orang yang telah dengan sengaja menyakiti kita. Kerana itu hanya akan membuat banyak waktu kita terbuang percuma.

Banyak hal yang membuat kita sakit, banyak hal yang membuat kita meneteskan airmata. Tapi, ada dua hal yang mampu menyelesaikannya, mengampuni dan melupakan.

"Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di syurga akan, mengampuni kamu juga.  Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu.”(Matius 6:14-15).

Mengampuni bukan bererti melupakan semua yang terjadi, Namun Belajar dengan Ikhlas, menerima semua yang terjadi dan mengambil Hikmah yang Positif dari setiap Pengalaman Pahit tersebut.

Kita harus Percaya bahawa selalu ada hal positif di setiap masalah yang kita hadapi. Apa yang menjadi masa lalu kita tetaplah merupakan bahagian dari hidup kita yang tidak mungkin di lupakan.

Hanya biarlah semua menjadi Kenangan yang sudah kita taruh ke dalam album Kenangan dan di simpan dalam lemari yang pada akhirnya dengan sendirinya kita melupakan semua itu. Kalau pun Album itu di buka itu tetap hanyalah sebuah Kenangan yang memberikan banyak Hikmah kepada kita.

Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.” (1 Yohanes 3:15).