Resmikan Rivitalisasi Tiang Keramat Gurung Urau, Ini Kata Bupati Rupinus

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Resmikan Rivitalisasi Tiang Keramat Gurung Urau, Ini Kata Bupati Rupinus

SEKADAU - BupatiSekadau Rupinus, SH, M.Si di dampingingi kepala SKPD, Asisten, Staf Ahli Bupati dan Kepala bagian dilingkungan pemerintah Kabupaten Sekadau meresmikan hasil revitalisasi "Tiang keramat" Desa adat Dusun Gurung Urau, Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, Sabtu 9 Desember 2018.

Hadir juga dalam acara peresmian Tiang keramat itu Bupati Sekadau Dua Periode, Simon Petrus, S. Sos, M. Si.

Untuk menuju tempat Dusun Gurung Urau, Bupati dan rombongan harus menempuh jarak kurang lebih 1 jam perjalan dari lembah beringin menggunakan sepeda motor dalam kondisi hujan.

Sesampainya di Gurung Urau, Bupati Rupinus langsung disambut warga dengan mengalungkan bunga dan tarian penyambutan tamu oleh pemuda-pemudi Dusun Gurung Urau. Kemudian, acara di lanjutkan dengan pemotongan bambu muda atau oleh masyarakat sekadau disebut "Pancung Buluh Muda" dan penginjakan tanah serta injak telur.

Setelah selesai upacara penyambutan, Bupati Rupinus beserta rombongan diarak oleh warga gurung urau menuju balai adat dan tiang keramat. Sebelum memasuki balai adat Bupati Rupinus didaulatkan untuk mengguntingkan pita tanda diresmikannya balai adat dan Tiang keramat.

Bupati Rupinus beserta rombongan dan warga Dusun Gurung Urau duduk berdampingan seolah tak ada sekat antara pemimpin dan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Rupinus berpesan agar masyarakat Gurung Urau terus menjaga adat dan tradisi karna tradisi adalah jati diri kita.

"Saya berharap bangunan yg sudah di bangun ini harus dipelihara agar tidak rusak dan bisa diwariskan ke anak cucu kita nanti," ucapnya.

Setelah acara ramah tamah bersama masyarakat Dusun Gurung Urau usai, Bupati rupinus dan rombongan di ajak menuju "Tiang keramat" tempat prosesi adat dilaksanakan.

Bupati Rupinus diajak mengelilingi sebuah benda yang dianggap oleh masyarakat Gurung Urau keramat sebanyak tiga kali sambil memegang sepotong bambu, dan sampailah di penghujung acara Bupati Rupinus dan rombongan pamitan dengan masyarakat Gurung Urau. (Hms)