Paolus Hadi: Membangun Solidaritas Menuju Sanggau Bermartabat Berdasarkan Pancasila

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Paolus Hadi: Membangun Solidaritas Menuju Sanggau Bermartabat Berdasarkan Pancasila

Laporan Wartawan Agustinus Andi

SANGGAU - Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Pemuda Dayak Kabupaten Sanggau ( PDKS ) dengan Tema " Dengan Musyawarah Besar ke-3 PDKS Kita Membangun Solidaritas Menuju Sanggau Bermartabat Berdasarkan Pancasila" dibuka oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si di Aula Hotel Grand Narita Sanggau. Senin, ( 28/9/2020 ).

Hadir juga, Ketua DPRD Sanggau, Jumadi, Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, Kajari Sanggau, Tengku Firdaus, Waka Polres Sanggau, Kompol Agus Dwi Cahyono, Pasi Intel Kodim 1204/Sanggau.

Kemudian, Hadir juga beberapa Kepala OPD Sanggau, Ketua PDKS dan Penggurus periode sebelumnya serta pendiri PDKS dan panitia mubes dan undangan lainya.

Dalam sambutanya, Wakil Ketua Panitia Mubes PDKS Tahun 2020, Ignasius Yus menyampaikan bahwa pelaksanaan Mubes tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan panitia sudah menyiapkan tempat cuci tangan, masker, hand sanitizer dan juga jaga jarak.

"Peserta Mubes berjumlah 61 orang terdiri dari DPC 15 Kecamatan, Pendiri PDKS, dan Dewan Penasehat DPP PDKS,"katanya.

Dikatakannya, dalam Mubes ini juga nantinya akan dibahas terkait laporan pertanggungjawaban dari penggurus yang lama, kemudian pembahasan terkait perubahan AD/ART, Kemudian pemilihan ketua baru periode 2020-2025 dan dilanjutkan dengan ziarah ke
makam pendiri.

"Hari ini saya membuka Mubes Ke-3 PDKS. Kepenggurusan sudah berjalan 5 tahun, Karena memang situasi Covid-19 akhirnya baru hari ini bisa dibuka. Saya senang karena mereka patuh dan ikut petunjuk juga dari tim gugus tugas supaya protokol kesehatan dilaksanakan,"kata Bupati Sanggau Paolus Hadi.

Untuk itulah, Ketua Dewan Panesehat PDKS itu berharap seperti penegasan mereka bahwa PDKS ini untuk lebih solid didalamnya dan sebagai pendukung betul Pancasila.

"Yang berikutnya tentu mereka harus evaluasi diri dan memulailah menjadi organisasi yang juga bisa lebih baik. Karena saya juga adalah Ketua Dewan Penasehatnya, PDKS ini yang pertama menggugah supaya ada organisasi pemuda dayak se-kalimantan. Boleh dicek, dulu tahun 2010 itu belum ada, Tapi kita sudah memulainya. Saya bilang mereka ayo semangat,"ujarnya.

Kepada seluruh pemuda dayak, PH sapaan akrabnya mengajak kembali kepada semangat rumah betang. "Tadi juga saya ungkapkan bahwa bagaimana orang tua dulu, mereka hidup dalam satu rumah dengan adat yang mereka kuat, kebersamaanya yang mereka punya, keterbukaannya,"katanya.

PH menegaskan bahwa semangat kebersamaan itu penting, Bukan hanya untuk orang dayak saja, Tetapi untuk semua krat. "Karena dulu komunitas memang dayak lah di rumah Betang itu. Tapi sekarang kita sudah di mana-mana, Nah saya bilang kita kembali juga. Jangan tidak semangat, karena kalau pemudanya saja terkotak-kotak, tidak ada strategi membangun kebersamaanya ya sulit. Itulah semangat rumah Betang menurut saya,"tegasnya.

PH juga menambahkan bahwa
kepada siapapun nanti yang terpilih nantinya agar membangun koordinasi dengan jajaran Forkompimda dan para tokoh adat, tokoh agama dan organisasi kepemudaan termasuk media massa.

"Jadi jangan bingung setelah jadi Pengurus, Langkah pertama kalian laporan kesemuanya supaya kalian didukung dan bermartabat. Ini yang masih kurang saya lihat, Harus dibangun komunikasi dengan semuanya,"pungkasnya.