Uskup Resmikan Gereja Santo Gabriel Engkersik Sekadau

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Uskup Resmikan Gereja Santo Gabriel Engkersik Sekadau


Laporan Wartawan BetangRaya post, Ignatius Dibas


SEKADAU - Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Yulius Mencucini Cp meresmikan Gereja St Gabriel di Stasi Km 15 jalan Kayu Lapis, Desa Engkersik Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau Kalbar, Minggu, (8-11-2020).


Dihari peresmian Gereja itu, walaupun disituasi Pandemi Covid-19, panitia dengan sportif telah mempersiapkan serta menerapkan protokol kesehatan bagi setiap umat yang hadir.


Uskup didampingi oleh para Pastor Paroki, Pj Sekda Kabupaten Sekadau, Frans Zeno, Calon Wakil Bupati tahun 2020 – 2024, Aloysius SH. M.Si, anggota DPRD Kabupaten Sekadau Abun Tono, Asisten 1 Paulus Yohanes SKM, Kadis Dinsos Afronius Sehan, juga Danramil 1204-15/Sekadau Hilir Kapten (Arh) L. Simare Mare, Kades Engkersik, Kades Tapang Semadak, Kades Nanga Pemubuh, Kades Tapang Perodah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta Tomas & Toga Desa Engkersik.


Sebelum acara peresmian Gereja dimulai, terlebih dahulu Uskup melaksanakan pemancungan bambu. Kemudian dilanjutkan pembukaan tirai papan plang nama Gereja, pemukulan gong sebanyak 7 kali serta diiringi dengan tari-tarian adat setempat, pertanda kegiatan peresmian Gereja akan dimulai.


Mgr. Yulius Mencucini, Cp dalam kotbahnya menjelaskan bahwa Gereja ini adalah rumah Tuhan.

Ingat, kita harus menjaga dan merawat Gereja ini seperti memelihara diri kita sendiri.

Gereja bukan tempat untuk main-main dan jangan sampai disia-siakan.


Diresmikannya Gereja ini menandakan bahwa iman kita semakin maju dan baik, dan terimakasih kita ucapkan kepada Tuhan kita, ujarnya.


Uskup ini juga mengingatkan umatnya. Katanya, berkumpul dan berdoa lah kita ditempat ini, kita minta apa saja yang kita inginkan. Kita doakan apa pun keluhan dan permasalahan kita, dan percayalah, Tuhan Yesus akan menjawab semua doa-doa kita, jelasnya.


Apa gunanya dibangun Gereja Katolik yang megah ini, kalau kita malas masuk ke Gereja.

Kita buatlah Gereja yang kita banggakan ini menjadi tempat persekutuan para orang kudus.


Jangan lagi kita meragukan Kuasa Tuhan Yesus.

Percayalah, bahwa Tuhan selalu menjawab dan memberikan jawaban yang terbaik dan terindah atas doa dan permintaan saudara terkasih di Gereja yang indah ini, kata Uskup yang berasal dari negara Italia ini kepada ratusan umat yang hadir dari berbagai utusan Stasi se-Paroki monumental sekaligus mengakhiri ibadah.


Seusai ibadah, ketua panitia peresmian Gereja St Gabriel Stasi Km 15 Desa Engkersik membeberkan bahwa, bantuan hibah untuk rumah ibadat dari Pemkab sebesar 200 juta.

Sedangkan biaya swadaya masyarakat yang hanya 56 KK sebesar 107.97.000.


Jadi, jumlah biaya total pembangunan Gereja ini, 307 juta lebih.

Dikesempatan ini saya sampaikan bahwa semua umat Katolik Stasi Km 15 Desa Engkersik menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemerintah Sekadau atas semua partisipasinya.


Juga kepada para donatur, pihak perusahaan yang telah ikut andil, kami haturkan banyak terimakasih dan semoga Tuhan selalu memberikan kesehatan dan rejeki kepada kalian, pungkas ketua panitia pembangunan Gereja Katolik Santo Gabriel Stasi Km 15 Desa Engkersik ini.


Sementara, Asst 1 bidang Perekonomian Pemkab Sekadau menjabarkan bahwa pembangunan gedung Gereja yang baru ini adalah bukti akan kecintaan kita kepada Tuhan.


Lanjutnya, disini perlu saya ingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sekadau sangat cinta dan perduli kepada masyarakatnya. Pembangunan Gereja kita ini adalah salah satu bukti bahwa Pemerintah Daerah Sekadau sangat perduli kepada kita masyarakatnya.