Doa Kami, Untuk Paman Ignasius Suratman, Damai Bersama Para Kudus di Surga

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Doa Kami, Untuk Paman Ignasius Suratman, Damai Bersama Para Kudus di Surga



Foto: Suasana ibadat arwah 7 hari meninggalnya Ignasius Suratman. 


Sumber: MH

Editor: Fir



LANDAK - Pastor Barnabas Meriko, OFMCap, Jum'at (8/1/2021) malam memimpin ibadat arwah 7 hari meninggalnya Ignasius Suratman di Dusun Pulau Bendu Ngabang Kabupaten Landak.


Mendoakan orang yang meninggal perlu dilakukan. Biasanya pada hari ketiga, ketujuh, empat puluh hari, sampai seribu hari. 



Tetapi pada dasarnya kapan pun dapat mendoakan orang yang telah meninggal, tidak harus tepat pada hari-hari tertentu yang tadi disebut. 


Orang Katolik perlu mendoakan arwah, karena gereja Katolik memahami gereja dalam tiga kelompok, pertama mereka yang masih berziarah di dunia ini, kedua mereka yang sedang berada didalam api penyucian dan mereka yang sudah berada dalam kerajaan surga. 


Atas dasar ini, maka gereja katolik mengkhususkan doa untuk arwah, supaya mereka yang berada di api penyucian dapat segera naik kedalam kerajaan surga.