Camat Kembayan Sandoro Ajak Rakyat Jaga Keasrian Hutan dan Lahan

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Camat Kembayan Sandoro Ajak Rakyat Jaga Keasrian Hutan dan Lahan


FOTO: Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Karhutla di PT. KGP, Ini Amanat Camat Kembayan


KEMBAYAN - Camat Kembayan, Sandoro Admojo Pimpin Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggualangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Emplasmen PT. Kebun Ganda Prima, Desa Tanap, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Sabtu 10 April 2021.


Hadir Forkompimcam Kembayan, Manajemen dan Karyawan PT. KGP, Puskesmas Kembayan, Pihak Pemerintahan Desa Tanap, Kades Sebongkuh, Temenggung Ba' Pulou serta Masyarakat Peduli Api.


Maksud dan tujuan diadakannya Apel ini adalah dalam rangka menyamakan langkah, serta menyatukan tekad untuk saling bahu membahu dan kesiapsiagaan menanggulangi bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan memasuki bulan kemarau.


"Indikasi titik panas (hotspot) Tahun 2020 yang lalu berdasarkan pantauan dari data Satelit NOAA-18, di Provinsi Kamlimantan Barat mencapai 1.431 titik, dan ini terjadi dalam 2 bulan yakni Agustus-September 2020 lalu," paparnya.


Kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Kalbar yang lalu telah menyebabkan kerugian yang tidak sedikit baik materiil maupun inmaterial, termasuk kerugian-kerugian lainnya seperti kerugian lingkungan, sehingga mengakibatkan di beberapa tempat terjadi konflik satwa dengan manusia karena kebakaran hutan dan lahan mengakibatkan satwa-satwa tersebut lari dari habitatnya menuju lahan pertanian, perkebunan serta pemukiman masyarakat. 


Sandoro mengingatkan, kewajiban untuk menjaga lingkungan agar tetap sehat merupakan amanat UUD 1945, Pasal 28H ayat (1) berbunyi, setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan.


Lingkungan sehat, hutan mempunyai manfaat yang lestari, apabila lingkungan rusak, hutan hancur maka rakyat akan menderita.


Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan ini tidaklah dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, swasta dan masyarakat. 


Hal ini sejalan dengan amanat Inpres Nomor 16 Tahun 2011 tetang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan yang telah menginstruksikan kepada 15 Kementerian/Lembaga termasuk Gubernur dan Bupati/Walikota untuk melakukan tugas pengendalian kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya masing-masing.


Camat mengajak seluruh unsur yang hadir, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat agar dapat bekerja sama untuk dapat melakukan kegiatan pemadaman, patroli dan mensosialisasikan seruan/larangan kepada seluruh masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan, serta upaya-upaya lain yang produktif yang dapat mengurangi dan mencegah terjadinya pembakaran hutan dan lahan.


Usai Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Penanggualangan Bencana Karhutla, Elizar Susanto, Manager KBE PT. KGP, kepada seluruh jajaran Staf, Supervisi, karyawan PT.KGP dan segenap masyarakat untuk lebih peduli kepada lingkungan dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, karena pembakaran Hutan dan Lahan menyebabkan timbulnya kabut asap yang meluas secara cepat. 


"Kepada TIM Karhutla PT.KGP dan seluruh jajaran karyawan, untuk bersiaga mengantisipasi kebakaran hutan maupun lahan dan tetap semangat menjalankan tugas," pesannya.


Di akhir kegiatan, Camat Kembayan bersama tamu undangan melakukan pengecekan Personil dan Peralatan Karhutla serta melakukan simulasi pemadaman Api.