Sesuai Prosedur, 154 Narapidana di Rutan Sanggau Terima Remisi, 9 Diantaranya Langsung Bebas

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Sesuai Prosedur, 154 Narapidana di Rutan Sanggau Terima Remisi, 9 Diantaranya Langsung Bebas


Foto: Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot didampingi Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi saat menyerahkan remisi secara simbolis kepada narapidana di Aula Rutan Sanggau, Kabupaten Sanggau, Selasa 17 Agustus 2021.



SANGGAU - 154 orang narapidana di Rutan Kelas II B Sanggau menerima remisi umum dalam rangka memperingati HUT Ke-76 RI. 


Penyerahan remisi umum dipimpin langsung Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot di Aula Rutan Sanggau, Kabupaten Sanggau, Selasa 17 Agustus 2021.


Hadir Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Forkopimda Sanggau, Kepala Imigrasi Sanggau, Kepala Rupbasan Sanggau, Kepala BNN Sanggau, Dansubdenpom Sanggau, dan undangan lainya.


154 orang narapidana di Rutan Sanggau mendapatkan remisi umum dan 9 diantaranya langsung bebas. 


Warga binaan yang mendapatkan remisi tapi belum bebas agar menunjukan sikap-sikap yang positif, ketika keluar nanti menjadi warga masyarakat kembali seperti sediakalanya, tidak melakukan tindakan-tindakan yang sama dikemudikan hari. 


"Terkait dengan 9 orang narapidana yang langsung bebas suatu berkah bagi mereka dan menjadi harapan bagi keluarga mereka juga,"ucap Yohanes Ontot.


Jadikan ini sebuah pengalaman yang sangat berharga untuk memperbaiki dirinya.


Yohanes Ontot mengapresiasi kepada Karutan Sanggau beserta jajaran yang sudah membina warga binaan dengan baik, meskipun dengan fasilitas yang terbatas. 


Ditempat yang sama, Kepala Rutan Kelas II B Sanggau, Acip Rasidi menyampaikan bahwa telah disaksikan bersama pemberian remisi secara virtual oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly dan didampingi juga Dirjen Pemasyarakatan. Bahwa pemberian remisi kepada seluruh narapidana dan anak di seluruh Indonesia. 


Bagi mereka yang mendapatkan remisi secara otomatis sudah melalui sistem dan prosedur yang sudah ditentukan. 


"Pemberian remisi itu gratis, yang penting mereka telah menjalani minimal 6 bulan masa pidana dan berkelakuan baik juga minimal 6 bulan,"ujarnya.


Penerima remisi terdiri dari kasus penganiyaan, kasus pencurian dan kasus narkotika (Pemakai).


Acip menambahkan, kapasitas Rutan Sanggau hanya bisa menampung sebanyak 211 orang. Akan tetapi pada hari ini jumlah seluruh warga binaan pemasyarakatan sebanyak 468 orang.