Keluhan Warga Desa Ampera Raya Dijawab Tuntas Politisi Partai Hanura

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Keluhan Warga Desa Ampera Raya Dijawab Tuntas Politisi Partai Hanura



KUBU RAYA -Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suib, SE, mengunjungi Desa Ampera Raya Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya dalam kunjungan ke daerah Dapil II Kubu Raya-Kabupaten Mempawah, ini merupakan rangkaian kegiatan Reses tahun 2021, (08/11/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Ampera Raya Junaidi Raja, sekaligus bertindak sebagai moderator serta diikuti seluruh perangkat desa, kepala dusun, pengurus RT/RW, perwakilan majelis taklim dan tokoh masyarakat setempat. 

Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menyerap berbagai aspirasi terkait berbagai keluhan yang disampaikan masyarakat kepadanya. Sekitar tujuh puluh undangan yang hadir mengusulkan berbagai pembangunan infrastruktur, seperti pembangunan jalan, drainase, normalisasi, air bersih serta yang terpenting percepatan keluarnya nomor induk Desa Ampera Raya. "Semua aspirasi masyarakat tentu akan kami serap dan mudah-mudahan bisa segera direalisasikan secara bertahap dalam kurun waktu 3 tahun kedepan," ujar Suib. 

Suib, dalam kesempatan tersebut menyatakan keprihatinnya terkait belum keluarnya kode desa atau nomor induk desa Ampera Raya, padahal masalah sengketa batas daerah segmen Perumnas IV telah selesai dengan keluarnya Kemendagri No. 52 tahun 2020. 

“Sebuah desa tentunya perlu Dana Desa (DD) untuk membangun, demikian pula dengan Desa Ampera Raya. Syarat mendapatkan DD tentunya nomor induk desa harus keluar terlebih dahulu. Hal inilah yang butuh proses dan percepatannya akan kita bantu semaksimal mungkin,” janji pria kelahiran Bengkarek.

Suib berjanji setelah proses Reses akan membicarakan masalah ini dengan Gubernur Kalbar dan Kementrian Desa di Jakarta dalam upayanya  mengontrol dan mendorong percepatan nomor induk desa Ampera Raya. "Saya sebagai wakil rakyat, tentu selalu berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi aspirasi dari masyarakat," terangnya. (kliwon)