Lestarikan Adat Budaya

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Lestarikan Adat Budaya

SANGGAU, BRP - Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP, M.Si ajak masyarakat terus melestarikan adat dan budaya yang di miliki.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri mengatakan bahwa adat budaya ini merupakan aset bagi masyarakat itu sendiri dan merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi kita bersama selaku masyarakat adat khusus masyarakat adat dayak setempat.

" Maka untuk itu, terus lestarikan adat budaya warisan nenek moyang agar tidak hilang dari peradaban dunia ". Ujarnya. Sabtu, 10/2/2018.

Paolus Hadi juga mengajak masyarakat adat untuk kompak, tunjukkan jati diri, tingkat semangat gotong royong, pelihara hutan adat, pelihara simbol-simbol adat, jaga tanah air yang dimiliki agar tidak menjadi penonton di tempat sendiri, terus gali potensi adat budaya lokal yang ada sehingga bertambah pula aset budaya yang kita miliki.

Selain itu, para orang tua agar mendukung Anak-anaknya untuk bersekolah. Begitu juga sebaliknya, anak-anak dianjurkan harus sekolah karena dengan sekolah anak-anak akan menjadi cerdas,  jika cerdas maka secara otomatis dirinya dapat menjadikan modal utama pendidikannya tersebut dalam menjalani hidupnya nanti.

Menurutnya, seperti halnya budaya Nyeser (mengusir hantu) yang sangat dikagumi dan dikenal sebagai budaya lokal yang sangat unik.

Bahkan tahun 2009, budaya nyeser pernah tampilkan di pantai kuta bali yang dikoordinator oleh dinas pariwisata saat itu, serta didampingi oleh camat balai dan Bupati Sanggau sehingga sempat mengharum kalimantan barat pada umumnya dan khususnya kabupaten sanggau.

Begitu juga yang diungkapkan Kades Temiang Taba Kiyang, A.Md mengatakan kita berkumpul bersama dalam rangka pelestarian adat budaya yang dilaksanakan setiap tahunnya bagi masyarakat sub suku dayak taba yang ada di wilayah kecamatan balai.

" pemerintahan desa sangat menyambut baik terhadap kegiatan tersebut dan sekaligus mendukung pelestarian adat budaya lokal yang dilaksanakan oleh masyarakat setempat agar tetap terpelihara dengan baik hingga sampai ke anak cucu nantinya ". Ujar Kiyang.


Robiantinus Hermanto
Sumber : Humas Pemkab sanggau