Polisi Tahan Kepala BPN Sanggau

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Polisi Tahan Kepala BPN Sanggau

OTT, Kepala BPN Sanggau Ditetapkan Tersangka Pungli

SANGGAU, BRP  -Dirkrimsus Polda Kalbar berkerjasama dengan Polres Sanggau melakukan OTT terhadap instansi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau, Rabu (7/2/2018) pagi.

Diduga melakukan pemungutan tarif biaya pembuatan sertifikat tanah melebihi standar harga yang telah ditentukan.

Kapolres Sanggau, AKBP Rachmat Kurniawan menyampaikan, terkait kasus tersebut, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau, VS ditetapkan sebagai tersagka.

“Terhadap tersangka belum dilakukan penahanan, akan tetapi, Kamis (8/2/2018) tersangka dibawa ke Polda Kalbar untuk proses lebih lanjut, ” kata Kapolres, Kamis (8/2/2018) pagi usai memimpin apel di Mapolres Sanggau.

Terhadap tersangka belum dilakukan penahanan karena dibawa ke Polda Kalbar untuk proses lebih lanjut.

Barang bukti yang disita berupa uang tunai senilai Rp 20 juta rupiah.

“Penyimpangan yang dilakukan aparat negara dalam hal pelayanan publik dengan mengenakan tarif diluar ketentuan BNBP pada penerbitan sertifikat hak atas tanah di kantor agraria dan BPN kabupaten Sanggau, ” tegas Kapolres.

Kapolres menjelaskan, untuk tanah yang dimaksud, bukan spesifik tanah milik siapa, tapi mekanisme yang ada disana pengurusan surat yang diminta masyarakat terhadap haknya itulah yang dilakukan pungutan liar.

Sebelumnya memang sudah ada target tertentu yang perlu dilakukan tindakan, karena kisaran suara, banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan publik yang ada di instansi BPN Sanggau.

Hingga berita ini diturunkan, kantor BPN Sanggau di segel Polisi.

Untuk dugaan tersangka lain, lanjut Kapolres masih menunggu perkembangan dan lebih lanjutnya bisa konfirmasi kepada Dirkrimsus Polda Kalbar.

Pantauan wartawan, Kamis (8/2/2018), pagi pemeriksaan terhadap Kepala BPN Sanggau dan pejabat BPN Sanggau lainya masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik dari Polda Kalbar dan Polres Sanggau.

Laporan Redaksi Betang Raya Post