Soal Kerusakan Jalan

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Soal Kerusakan Jalan

TERKESAN LEMPAR TANGGUNGJAWAB, PEMKAB DAN PERUSAHAAN PERLU BERSINERGI

SEKADAU, BRP - Buruknya infrastruktur ditiga kecamatan belitang kabupaten sekadau, kalimantan barat seakan sinetron yang tak kunjung habis.

Seperti halnya yang dikeluhkan masyarakat yang kesehariannya melintas di Jalan Poros SP 2 Belitang – Belitang Hulu. Rabu, 7/2/2018 kemarin.

Bukan hanya itu, hal ini sudah menjadi viral dikalangan masyarakat bahkan hingga merambah di berbagai media sosial. Khususnya warga SP 3 Belitang.

Puput Andrianto, Warga SP 3 Belitang yang kesehariannya sebagai supir mengatakan bahwa jalan yang rusak tersebut sangat berdampak sekali pada aktivitas sehari-hari masyarakat.

“ Kondisi jalan saat ini sangat rusak parah, dengan keadaan jalan yang seperti ini perekonomian masyarakat lumpuh, anak-anak sekolah susah payah melewati jalan yang rusak. Bahkan ibu rumah tangga ( khususnya di SP 3 Belitang ) mengeluh dikarenakan susahnya mendapatkan Gas Elpiji akibat mobil pemasok elpiji yang sering tidak sampai ke lokasi ”. Ujar Puput.

Dikatakannya pula, dengan buruknya akses tersebut membuat waktu tempuh pun harus lebih lama karena amblas.

“ Karena  amblas, supir pun harus antri berhari-hari ". Tambah Mahasiswa Untan yang sambilan bekerja sebagai supir tersebut.

Puput berharap agar pemerintah, perusahaan dan masyarakat dapat bersinergi untuk menyelesaikan persoalan yang setiap tahunnya selalu melanda 3 Belitang ini, khususnya pada saat musim hujan.

“ sama-sama kita peduli dan menjaga kondisi jalan agar tidak membawa muatan berlebihan ". Harapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Giat Anshorrahman, Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Sekadau berharap kepada pemerintah daerah untuk tidak mendiamkan hal seperti ini. Menurutnya, persoalan jalan 3 Belitang ini merupakan PR yang harus segara diselesaikan.

“Kami minta kepada pemerintah daerah jangan banyak wacana atau janji saja, segera selesaikan persoalan ini. Jangan sampai setiap tahun kita terjebak dengan persoalan yang sama. Inikan sudah menjadi tugas pemerintah ”. Ujar Giat.

Giat menilai pemerintah daerah sepertinya tidak mengatisipasi hal-hal seperti, padahal setiap tahunnya jalan rusak ini selalu menjadi keluhan masyarakat. Bahkan, selama ini Pemda dan Perusahaan selalu lempar tanggung jawab.

“Dari Kacamata Mahasiswa kami menilai tidak ada antisipasi dari PEMDA, padahal setiap tahun Jalan 3 Belitang ini selalu rusak parah kalau musim hujan.  Jangan pakai alasan lama dimana PEMDA dan Perusahaan saling lempar tanggung jawab. PEMDA punya hak tegas, ketika Perusahaan tidak bertanggung jawab ”. Pintanya.

Oleh   : Yakobus Dapi
Editor : Robiantinus Hermanto