dr. Karolin Ajak Masyarakat Jaga Infrastruktur

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

dr. Karolin Ajak Masyarakat Jaga Infrastruktur

Laporan Kontributor Betang Raya Post Biro Ketapang

KETAPANG, BRP - Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa mengharapkan masyarakat dapat ikut bersama menjaga infrastruktur jalan raya yang telah dibangun oleh pemerintah.
    "Untuk membangun jalan itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, karena untuk membangun 1 km jalan saja kita harus mengeluarkan dana hampir Rp 2 miliar. Makanya kalau jalan sudah dibangun, harap dijaga bersama agar bisa bertahan lama," kata Karolin saat menghadiri kampanye dialogis di Kecamatan Belitang Hulu, kabupaten Sekadau, Jumat (23/3).

    Dia mencontohkan, untuk pembangunan jalan Sekadau-Rawak akan dianggarkan lagi tahun ini sebesar Rp15 miliar. Namun untuk jalan Nanga Taman dan Nanga Lahan sementara tahun ini belum bisa dibangun karena anggaran tahun ini tidak ada.
    "Sampai saat ini jalan Sekadau sudah menghabiskan anggaran sebesar Rp58 miliar. Dana itu bukan nilai yang sedikit, namun itu lah resiko pembangunan, dimana kita harus memaksimalkan anggaran yang ada, untuk pemerataan pembangunan di Kalbar," tuturnya.
    Mantan anggota DPR itu mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan di daerah terpencil, tentu itu menjadi kebijakan dari pemerintah. Makanya presiden Jokowi pada masa pemerintahannya memfokuskan pembangunan daerah pinggiran dan terpencil.
     "Hal ini di terapkan juga oleh pemerintah Kalbar, dimana pada masa kepemimpinan pak Cornelis, banyak jalan di daerah pedalaman dan terpencil mulai dibangun.
Manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat sekarang. Jika dulunya untuk mencapai Entikong memerlukan waktu sampai 8 jam, sekarang dari Pontianak susah bisa 5-6 jam," kata Karolin. 
    Dia memarkan, jika dulunya dari Sekadau menuju Rawak memerlukan waktu sampai empat jam, sekarang hanya tinggal 2 jam. Ini bukan cuap-cuap saya, tapi ini kenyataan yang sudah dirasakan masyarakat.
Dalam mewujudkan pembangunan tersebut, artinya, kata Karolin terjadi sinergi antara pemerintah pusat dan daerah karena satu partai, dimana Jokowi dan Cornelis diusung oleh PDI Perjuangan," tuturnya.
    Menurutnya, itu lah enaknya jika pemimpin sama partainya, koordinasi tentu lebih mudah. Makanya, kata dia, jika masyarakat Kalbar ingin pembangunan yang berlanjut, pada Pilkada Kalbar ini, pilih lah kami dan pada pilpres 2019 nanti, pilih lagi pak Jokowi, biar pembangunan kita di daerah ini bisa terus berlanjut dan sejalan.
    Yang lebih penting, kata Karolin, masyarakat diminta untuk bersama-sama menjaga infrastruktur yang ada agar bisa lama bertahan. 
    Menurutnya, jika kondisi jalan rusak, tentu masyarakat sendiri yang akan kesulitan karena selain menghambat transportasi, juga bisa menyebabkan kecelakaan.
    "Tadi waktu jalan ke sini, saya lihat sendiri, truk membawa muatan sawit dengan kapasitas lebih, karena sampai membumbung melebihi bak. Tentu dengan tonase yang lebih, bisa cepat merusak jalan sehingga masyarakat juga harus bisa mengawasinya karena untuk membuat jalan itu bukan murah," katanya.



dr. Karolin saat menghadiri kampanye dialogis di Kecamatan Belitang Hulu, kabupaten Sekadau, Jumat (23/3).