Menjelang Pilgub Kalbar, Heriadi Pastikan Landak Aman

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Menjelang Pilgub Kalbar, Heriadi Pastikan Landak Aman

Laporan: Kontributor Betang Raya Post Biro Landak

LANDAK, BRP - Mengingat 2018-2019 adalah tahun politik sehingga situasi sedikit berbeda sehingga, Pelaksana Tugas Bupati Landak Herculanus Heriadi mengimbau masyarakat Kabupaten Landak jangan mudah terpancing berita Hoax atau tidak jelas, yang bisa memancing situasi dan kondisi menjadi tidak kondusif.

Hal tersebut disampaikannya ketika Kunjungan Kerja dalam rangka Deks Pilkada atau Sosialisasi Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, di Mandor, Selasa (20/3).

Menurut Heriadi, sosialisasi berfungsi menginformasikan tentang pilgub kepada masyarakat agar aman dan lancar, tertib, jangan sampai memiliki rasa ketakutan seperti yang disampaikan bahwa di Kalbar khususnya Landak.

"Kita harus tunjukan bahwa Kalbar khususnya Kabupaten Landak bisa melaksanakan Pilkada Gubernur secara aman, lancar dan tertib, kita harus tepis ketakutan terhadap anggapan bahwa Kalbar tidak aman, berpotensi konflik, kita juga bisa dewasa dalam berpolitik." tegas Heriadi.

Untuk itu Wakil Bupati Landak dua periode itu mengungkapkan, agar masyarakat  mewaspadai orang-orang yang baru datang yang tidak dikenal, jangan sampai melakukan provokasi, "Petugas RT, Kadus dan Kades tolong dicek orang-orang yang baru datang ke wilayah masing-masing, karena kebanyakan yang baru datang sering membuat onar, selama ini Kabupaten Landak cukup harmonis." tambah Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Landak itu.

Selain itu, suami Legislator Provinsi Kalbar Maria Lestari itu mengingatkan pula, yang belum mempunyai E KTP supaya segera diurus sebagai syarat utama membuat kartu keluarga. "KTP banyak manfaatnya seperti untuk membuat BPJS." tambah Heriadi

Terkait dana desa, Heriadi menjelaskan kepada Kepala Desa bahwa anggaran tersebut jumlahnya beda-beda salah satunya ditentukan jumlah penduduk. " Maka para Kepala Desa agar jangan berdiam diri, tetapi proaktiflah dalam mendata penduduk." pungkas Heriadi.