Pastor Thomas: Mari Merawat, Menjaga dan Memelihara

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Pastor Thomas: Mari Merawat, Menjaga dan Memelihara

BATANG TARANG, BRP - Bait Allah merupakan sebuah tempat yang suci. Dikatakan suci oleh karena Allah sendiri yang menyucikannya. Ia sendiri yang menguduskannya. Ia juga yang bersemayam dan mendiaminya.

Segala praktek hidup yang keliru di tempat tersebut hendaknya diluruskan kembali dan ditertibkan. Jikalau tidak, maka akan tampak tidak elok. Bahkan dapat mengaburkan fungsi yang sebenarnya.

Tidak mengherankan bila sikap Yesus sangat tegas terhadap segala praktek hidup yang keliru di sekitar Bait Allah (Yoh. 2:13-25). Bagaimana tidak! Tempat yang seharusnya untuk berdoa, untuk berkomunikasi secara intens dengan Allah Bapa, malah dijadikan tempat untuk mencari untung dan meraup laba. Tempat doa dialihfungsikan untuk berbisnis dan berniaga. Mereka berjual beli hewan lembu, kambing, domba, merpati, dan juga melakukan transaksi keuangan.

Sikap Yesus sangat jelas dan tegas. Ia menghentikan praktek hidup yang keliru tersebut. Ia mengembalikan fungsi rumah Tuhan sebagaimana mestinya.

Lantas, bagaimana dengan kita?
Sama seperti Tuhan Yesus, kita juga dipanggil untuk merawat, menjaga, dan memelihara rumah doa kita. Hendaknya kita menjauhkan diri dari segala praktek hidup yang keliru. Hendaknya kita memfungsikan rumah Tuhan sebagaimana mestinya, untuk berkomunikasi denganNya dan untuk hal-hal rohani lainnya.

Dalam hubungannya dengan tubuh kita, sebagaimana merawat, menjaga, dan memelihara rumah doa, kita juga diharapkan mampu merawat, menjaga, dan memelihara tubuh kita. Sebab tubuh kita dalam arti teologis adalah tempat kediamanNya pula.

Hendaknya kita memberikan ruang hati, agar Ia dapat tinggal dan bersemayam dalam hidup kita. Semoga kita selalu terpanggil untuk merawat, menjaga, dan memelihara rumahNya dan juga tubuh kita bagi kediamanNya.

Selamat menjalani masa Prapaskah III. Tuhan memberkati kita semua.

Oleh: Betang Raya Post