SUKSES: Panen Padi di Malenggang Bersama Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad Supryadi

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

SUKSES: Panen Padi di Malenggang Bersama Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad Supryadi

SEKAYAM SANGGAU, BRP - Panen raya padi pada hari rabu,tanggal 28 februari 2018, pukul 10.30 wib, di Dusun Tapang Sebuluh, Desa Malenggang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau Provinsi Kalimantan Barat, berjalan lancar.

Hadir Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Achmad Supryadi dan rombongan. Danrem 121/Abw, Bambang Irawan SE,MM. Staf Ahli Bidter Pangdam XII/Tpr, Kolonel Inf  E.Tirak. Kazidam XII/Tpr, Kol Czi Sukamdi. Kasi Log Korem 121/Abw  Kolonel Art Jasafath. M. Robert Duka.

Kasiter Korem 121/Abw, Kolonel Inf Jecky. Dandim 1204/Sgu, Letkol Inf Herry Purwanto, S.Sos beserta Isteri. Tim Kesehatan Kodam XII/Tpr, Letkol Ckm Doni. Adc Pangdam XII/Tpr.

Staf ahli bidang pembangunan, Ignatius Irianto. BPPSDP Kementan RI, Siti Nurjanah. Distan Prov Kalbar, Iron. BPTP Prov Kalbar, Agus Subekti.

Anggota DPRD Sanggau, Supriyadi. Kadis Kab Sanggau, Jhon Hendri. SKPD dijajaran Pemkab Sanggau. Pasipam Kecamatan Sekayam, Aof. Danramil Sekayam, Mayor Inf Arman beserta jajarannya. Anggota Polsek Sekayam, Brigka Agus Setiawan. Kepala Desa Malenggang, Jhohan. PLL Desa Malenggang, Agrek
FisstaTichi. Para Poktan Nginjak Jalai Senang Dsn Tapang Sebuluh dan Pelajar SMPN 02 Sekayam dan Masyarakat Dusun Tapa.

Sambutan Staf Ahli Bupati Sanggau, Ignatius Irianto mengatakan bahwa pembangunan di bidang pertanian punya peranan sangat penting dan harus berkesinambungan, pemerintah dalam hal Pangan akan berupaya semaksimal memenuhinya karena pangan merupakan kebutuhan manusia yang hakiki.

Pemerintah berharap Kabupaten Sanggau mampu menjadi produksi beras menuju ekspor beras apalagi Sanggau berbatasan dengan Sarawak Malaysia.

"Di harapkan kepada para Babinsa terus berkoordinasi dengan petani karena kerjasama petani dengan TNI sudah berjalan dari tahun 2015 dan selalu mengalami peningkatan di tiap tahunya,"tutur Ignatius Irianto.

Ditempat yang sama, sambutan Pangdam XII/Tpr mengatakan, pangan merupakan senjata utama di samping senjata lainya karena tanpa pangan tidak akan memenangkan perang.

"Kita tdk perlu import dari Malaysia karena beras kita sudah cukup. Saya berharap kerjasama petani dengan TNI harus di tindak lanjuti dan di tingkatkan sehingga semua hasil maksimal,"tegasnya.

Petani jangan kuatir atau bingung mau di kemanakan hasil tani tersebut semua akan dibeli oleh TNI melalui kerja sama dengan BRI karena sudah ada MoU nya tentang jual beli beras.

"Petani ini jadi jangan ragu menanam padi kami akan siapkan lahan yang kosong , semoga kedepan panen kita akan jauh lebih baik lagi,"pesannya.

Laporan Redaksi Betang Raya Post, Firmus