Uncle ONG Pidana Vonis Mati , Terlibat Lagi Kasus Narkoba Seberat 5 Kg Sabu

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Uncle ONG Pidana Vonis Mati , Terlibat Lagi Kasus Narkoba Seberat 5 Kg Sabu


Laporan Kontributor Betang Raya Post Biro Pontianak
Sumber: Humas Polda Kalbar

PONTIANAK, BRP - Kembali Polda Kalbar menggelar press release pengungkapan Narkoba seberat 5,026,49 gram Sabu di Mapolda Kalbar , Rabu (14/3/2018).

Narkoba tersebut berhasil diselundupkan  melalui Jalan Tikus , penangkapan pertama di Jalan Lintas Malindo Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau pada hari Senin (12/3/2018) sekitar pukul 15.30 WIb.

“Ditresnarkoba Polda Kalbar melakukan razia kendaraan dan memberhentikan sebuah mobil dum truck yang dikendarai dua orang yaitu GT dan WS kemudian dilakukan penggeledahan ditemukan lima kantong besar yang diduga sabu didalam tas yang di bungkus dalam karung yang disimpan dibelakang kursi sopir, selanjutnya dilakukan pengembangan kasus kepada pengambil barang dari Malaysia yaitu RAN , berikutnya dilakukan pengembangan kasus lagi ke pemesan barang di Pontianak berhasil diamankan APNG yang bersangkutan mengaku mengambil barang atas suruhan ARI,” ujar Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Didi Haryono SH,MH pada saat press release.

Lanjutnya,” dilakukan pengembangan barang tersebut ternyata pemesannya adalah  JNG warga lapas kelas II A Pontianak dan hasil interogasi penyandang Dana ialah Uncle ONG (70) warga Malaysia yang divonis Mati karena keterlibatan Narkoba, motif utama dari kasus tersebut adalah Uang.”

“Saya menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat untuk kita semua harus nyatakan perang terhadap Narkoba, segera memberikan informasi terhadap adanya pengedaran agar cepat di tangani , Kita harus memiliki komitmen, ini salah satu metode penghianat negara untuk merusak masa depan generasi bangsa, ada 25 desa dan 30 kampung di Serawak Timur yang masih bisa dilalui untuk penyelundupan oleh karena itu seluruh warga masyarakat mari bersama-sama mengawasi pengedaran Narkoba, jika mengetahui langsung laporkan kepada pihak Kepolisian. “ Himbau Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono.