Rumah Wahidin Ludes Terbakar

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Rumah Wahidin Ludes Terbakar

Laporan Kontributor Betang Raya Post Biro Mempawah, Agusdaryanto

MEMPAWAH, BRP - Sebuah rumah di Dusun Sumber Makmur, Desa Sumber Agung RT 12 RW 04, Kecamatan Batu Ampar, ludes terbakar. Kejadian yang menimpa rumah milik Wahidin (50th) terjadi pada Rabu (4/4/2018) pagi, sekitar pukul 10.15 WIB.

Menurut Kapolres Mempawah, Akbp Didik Dwi Santoso, melalui Humas Polres Mempawah, Slamet Riadi mengatakan, kronologis kejadian berawal saat pemilik rumah anak perempuan korban,Siti Maiyasarah (14th), meninggalkan rumah dalam keadaan kosong menjemput keponakan pulang dari sekolah PAUD. Namun sebelumnya, Siti Maiyasarah memasak air menggunakan tungku.

“Diduga penyebab timbulnya api diakibatkan bara dari tungku yang dipergunakan Siti Maiyasarah untuk memasak air,” jelas dia.

Dia melanjutkan, akibat kejadian tersebut, sontak membuat panik warga sekitar. Karena dalam waktu sekejap, api melalap habis rumah Wahidin. Karena kondisi rumah dengan atap daun, dinding papan dan lantai papan serta kondisi kemarau dan angin kencang yang menyebabkan api cepat menjalar hingga bangunan rata dengan tanah. Sekitar 15 menit berjuang melawan si jago merah, akhirnya warga berhasil memadamkan api dengan alat seadanya. Pada kebakaran tersebut, lanjutnya lagi, tidak ada korban jiwa. Namun kerugian diperkirakan berkisar puluhan juta rupiah.

“Meskipun api cepat menjalar, namun kerugian jiwa tidak ada. Kerugian materi sekitar 50 juta rupiah,” ucap dia.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar waspada terhadap bahaya kebakaran. Sebab dapat timbul melalui keadaan yang tidak terduga.

“Jangan remehkan api, sebab meskipun kecil, namun dapat menyebabkan kebakaran yang merugikan harta dan jiwa. Harus mewaspadai kondisi rumah, apalagi kalau ditinggalkan kosong. Cek seluruh peralatan yang dapat menimbulkan api, termasuk alat masak dan listrik. Kalau kompor atau tungku hendaknya dipastikan api benar-benar padam. Sedangkan listrik yang tidak dipergunakan, hendaknya dimatikan. Ini demi keamanan kita bersama,” pungkasnya.