Bawaslu Sekadau Adakan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Bawaslu Sekadau Adakan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu

Oleh : Ka. Biro Betang Raya Post Sekadau, Asmuni

SEKADAU, BRP - Bawaslu Kabupaten Sekadau adakan Rapat Koordinasi Pengawasan Pemilu Partisipatif bersama stakeholder dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat 2018 di Hotel Vinca Borneo komplek terminal Lawang Kuari Sekadau, (14/5/18).

Kegiatan ini diikuti oleh Kapolres Sekadau, AKBP Anggon Salazar Tarmizi SIk, Ketua Bawaslu Kabupaten Sekadau, Nursoleh, beberapa anggota Panwaslu, Panwascam, beberapa anggota TNI dan Polri, 16 Partai Politik yang ada di Kabupaten Sekadau, 10 unsur Kepala Desa, 5 unsur Dewan adat, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan 8 unsur Kepala Sekolah.

Pimpinan Bawaslu Kalimantan Barat Faisal Riza, ST, MH yang sekaligus membuka kegiatan acara ini katakan, ia ingin mengajak semua stakeholder untuk berpartisipasi dalam mengawasi Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar 2018.

Selain itu ia menambahkan bahwa, demokrasi adalah mekanisme secara demokratis dan profesional. Indek kerawanan pemilu kalbar menduduki tingkat ke ke-3 menurut pemetaan Bawaslu.

Ia juga sampaikan, ada lima hal potensi rawan Pemilu di Kalbar yakni, dianggap bahwa netralitas ASN rawan, Dianggap rawan karna kontestasinya antara calon terjadi gesekan, dimensi penyelenggaraan, manipolitik dan terakhir adalah faktor sosial media," paparnya.

Kejari Kabupaten Sekadau Andri Irawan, SH, MH dalam sambutanya mengatakan, dalam pemilu kita memilih pemimpin untuk masa depan kita. Oleh karena itu, saya minta kepada  seluruh stakeholder supaya mendisiplinkan diri kita.

Maka dari itu, kepada bapak dan ibu supaya dapat menyebarkan informaai yang baik dimasyarakat. Jangan sampai karna pemilu kita menjadi pecah belah," ucapnya

"Saya juga menghimbau kepada kita semua supaya, dewasalah dalam bertindak dan jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak benar. Minimal kita bisa menjadi pemimpin buat diri kita dan keluarga kita," imbaunya.

Perlu kita ketahui bahwa, dalam pemilu  informasi memegang peran yang sangat penting. Oleh karna itu, Diperlukan kedewasaan kita sebagai tokoh masyarakat," kata Andri.