Serahkan Daun Palem, Anggota BKPB Pemuda Pancasila Diterima OMK Katedral Sanggau

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Serahkan Daun Palem, Anggota BKPB Pemuda Pancasila Diterima OMK Katedral Sanggau



FOTO: Anggota Badan Kesehatan Penanggulangan Bencana (BKPB) Pemuda Pancasila Serahkan Daun Palem ke pihak Pengurus Paroki Katedral Sanggau, yang diterima oleh anggota orang muda Katolik (OMK), Sabtu 26 Maret 2021, diserahkan oleh Kristianus didampingi Haris, Ridwan, Linda, Pedhu dan Joniki.


Oleh Firmus



SANGGAU - Daun palem adalah simbol dari kemenangan. Daun palem ini membawa arti ke arah simbol Kristen. Daun palem digunakan untuk menyatakan kemenangan martir atas kematian. 



Kristus kerap kali menunjukkan hubungan daun palem sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian.


Tradisi gereja Katolik, perayaan Minggu Palma ini adalah sebuah peristiwa iman yang sangat istimewa karena sebagai pembuka pekan suci sebelum Yesus mati dan bangkit dari kematian-Nya di kayu salib.



Perayaan ini dicatat pada empat Injil, yaitu Markus 11:1-11, Matius 21:1-11, Lukas 19:28-44 dan Yohanes 12:12-19.


Saat itu, umat mengeluk-elukan dengan palem di tangan saat Yesus memasuki kota Yerusalem sebelum disalibkan oleh para serdadu Yahudi, sampai akhirnya wafat dan bangkit pada hari ketiga yang dikenang umat kristiani sejagat sebagai Hari Raya Paskah.



Cabang pohon palem juga menjadi tanda kemenangan di zaman Romawi, sehingga mereka melambaikan daun palem untuk merayakan kemenangan.


Jemaat membentuk daun palem menjadi bentuk salib. Daun yang digunakan pun, tak hanya palem. Beberapa negara yang tak memiliki palem menggunakan tanaman lokal seperti bunga dan ranting pohon.