Covid-19, DAD Sanggau Tunda Gawai Dayak, Kecuali Ritual Adat

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Covid-19, DAD Sanggau Tunda Gawai Dayak, Kecuali Ritual Adat



Foto: Ketua DAD Sanggau, Yohanes Ontot dan Sekretaris DAD Sanggau, Urbanus. 


SANGGAU - Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau mengeluarkan surat imbauan terkait penyebaran dan penularan Covid-19 yang ditujukan kepada Ketua DAD Kecamatan Se-kabupaten Sanggau. 


Surat yang dikeluarkan pada tanggal 12 April 2021 ditandatangani Ketua DAD Kabupaten Sanggau, Yohanes Ontot. 


Dalam surat Imbauan yang disampaikan Sekretaris DAD Kabupaten Sanggau, Urbanus menyampaikan bahwa setelah mencermati perkembangan situasi terkait dengan penyebaran dan penularan Covid-19 yang terjadi saat ini khususnya di Kabupaten Sanggau, maka dengan ini Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau mengimbau agar membiasakan hidup sehat, selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan disiplin mencuci tangan.


"Bagi Masyarakat Adat Dayak yang mata pencahariannya menoreh karet, berkebun, bersawah dan berladang untuk tetap melaksanakan kegiatan seperti biasa dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan,"katanya, Selasa 13 April 2021.


Tetap tenang, tidak panik dan terus mengikuti imbauan dari Pemerintah. 


Menunda sementara waktu kegiatan seperti gawai dayak, nosu minu podi, pesta padi, syukuran setelah panen padi dan sebutan lainnya pada Tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Dusun.


Sampai dengan situasi normal kembali untuk mengantisipasi penyebaran dan penularan Covid-19. Kecuali hanya melaksanakan kegiatan inti ritual adat nosu minu podi, pesta padi, syukuran setelah panen padi dan sebutan lainnya.