Kejari Sanggau Tahan Oknum Anggota BPD Inggis

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Kejari Sanggau Tahan Oknum Anggota BPD Inggis



SANGGAU - Anggota Badan Permusyawaratan Desa Inggis AY ditahan Kejaksaan Negeri Sanggau atas dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) gratifikasi dari aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Inggis, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau tahun 2021. 


"Tersangka ditahan untuk 20 hari kedepan. Alasan penyidik melakukan penahanan karena dikhawatirkan melarikan diri, mengulangi tindak pidana dan menghilangkan atau merusak barang bukti,"ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Sanggau Tengku Firdaus, Rabu 21 April 2021.

 

Tersangka dikenakan sangkaan pasal 12 huruf a, b dan e. Kemudian, disarankan ke pasal 11 dan pasal 5 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara atau denda maksimal satu miliar rupiah.


Telah diperiksa 10 saksi, dua alat bukti bahwa tersangka telah menerima uang sejumlah Rp 227 juta dari para pengurus 42 penambang yang melakukan kegiatan eksplorasi emas di Dusun Tanjung Priok, Desa Inggis dari Bulan Desember 2020 hingga Maret 2021. 


"Kasus ini kita kembangkan, tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lain dalam dugaan gratifikasi eksplorasi emas tanpa izin tersebut,"katanya.