Garap Tiga ABG, Dukun Cabul di Kembayan Ditangkap Polisi

Iklan Semua Halaman

Betang Raya Post - Suluh Perjuangan Rakyat Kalimantan

Garap Tiga ABG, Dukun Cabul di Kembayan Ditangkap Polisi


Foto: Kasatreskrim Polres Sanggau AKP Tri Prasetyo, S.IK membeberkan tindak persetubuhan tiga anak di bawah umur oleh tersangka SN di Mapolres Sanggau, 10/1/2022.


Editor: Firmus


SANGGAU - Polres Sanggau press release dugaan tindak persetubuhan dan pencabulan terhadap tiga anak di bawah umur, senin 10 Januari 2022 dengan tersangka SN (54) warga Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat 


Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S. IK melalui Kasatreskrim Polres Sanggau, AKP Tri Prasetyo, mengatakan, penangkapan tersangka SN atas laporan saudara orang tua korban ke Polsek Kembayan.


Kemudian, penanganan kasusnya dilimpahkan ke Polres Sanggau sehubungan persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur sesuai dengan Laporan Polisi Nomor:  LP/07/I /2022/SPKT Res Sanggau.


“Korban kesemuanya masih di bawah umur. Sebut saja Bunga, 17 tahun, dan Mawar, 15 tahun, yang merupakan anak pelapor, serta Melati, 14 tahun, keponakan Pelapor (sepupu Bunga dan Mawar),” ucap Tri Prasetyo, Senin (10/1/2022).


Tindak pencabulan itu berawal pada Jumat (17/12/ 2021) lalu, saat ketiga korban ikut kegiatan pengobatan non medis bersama orangtuanya.


Lalu, pada Selasa (21/12/2021), tersangka SN menghubungi nomor HP orangtua korban yang menyuruh ketiga korban ini datang ke rumah tersangka.


“Tersangka SN mengatakan, ketiga korban ini akan diberikan jimat jaga diri,”tutur AKP Tri Prasetyo, S.IK.


Selanjutnya, di hari yang dijanjikan, sekira pukul 17.00 WIB, ketiga korban datang ke rumah tersangka yang memang telah menunggu.


Bunga, Mawar dan Melati disuruh naik ke lantai atas atau tingkat dua. Lalu, disuruh duduk di dalam kamar, yang kemudian disiram air yang telah diberi mantra.


Secara bergiliran, ketiganya diminta masuk ke kamar khusus untuk menjalani ritual jaga diri.


Korban pertama, yakni Bunga, masuk terlebih dahulu dan diminta membuka celana. Bunga selanjutnya diperintahkan mengenakan kain sarung.


Saat itu lah, ada aksi pencabulan terhadap Bunga, yang setelah selesai, diminta keluar kamar khusus itu.


Selanjutnya, Mawar selaku korban kedua, begitu masuk kamar khusus, turut disuruh melepaskan celana dan disuruh mengenakan kain sarung.


Aksi kedua ini, korban diminta berbaring di kasur. Kembali pencabulan terjadi, dan setelah selesai Mawar diminta keluar kamar.


Korban ketiga, yakni Melati yang turut diminta masuk kamar khusus ritual. Di saat ini lah, korban tak hanya dicabuli, tapi juga disetubuhi.


Usai ritual mesum itu, tersangka SN memberikan sabuk “Jimat Penjaga Tubuh” kepada korban dan mengatakan, “ini rahasia jangan bilang orang lain”.


Namun karena ketiga koban merasa takut dan aneh dengan ritual sang dukun SN, maka kejadian tersebut diceritakan kepada orangtuanya pada Rabu (5/1/2022).


Akhirnya, orangtua korban melapor ke Mapolsek Kembayan, dan pada Kamis (6/1/2022), ketiga korban dan pelapor melaporkan lagi ke Mapolres Sanggau untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.


Kini tersangka SN sudah mendekam di kamar besi Mapolres Sanggau guna proses hukum selanjutnya.